Kemenhaj Terapkan Waiting List Nasional, Masa Tunggu Haji Ditargetkan Lebih Merata di Seluruh Indonesia

Penulis -

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan penghargaan di Padang, Jumat (3172026). (Foto Kemenhaj Sumbar)

Penyerahan penghargaan di Padang, Jumat (3172026). (Foto Kemenhaj Sumbar)

Padang, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI menyiapkan perubahan besar dalam pengelolaan kuota haji dengan menerapkan sistem waiting list nasional.

Kebijakan yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 itu ditargetkan mampu menciptakan pemerataan masa tunggu calon jemaah haji di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemenhaj RI, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan pengelolaan kuota haji ke depan tidak lagi berorientasi pada pembagian per provinsi.

Pemerintah akan menggunakan pendekatan nasional agar masa tunggu keberangkatan lebih seimbang di berbagai daerah.

“Basis kita sekarang adalah NKRI, bukan lagi provinsi. Masa tunggu kita harapkan bisa lebih seragam di seluruh Indonesia,” kata Teguh usai menghadiri Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026, Persiapan Penyelenggaraan Haji 2027, dan Penyerahan Penghargaan di Padang, Jumat (31/7/2026).

Menurut Teguh, langkah tersebut menjadi bagian dari pembenahan tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar semakin adil bagi seluruh calon jemaah.

Penentuan Kuota Mengacu Waiting List Nasional

Lebih lanjut, Teguh menjelaskan penetapan kuota keberangkatan tetap mengikuti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025. Pemerintah akan memperhitungkan jumlah pendaftar serta daftar tunggu (waiting list) dalam menentukan alokasi kuota setiap tahun.

“Kuota sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 menggunakan waiting list. Nanti jumlahnya akan disesuaikan dengan mekanisme yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, calon jemaah yang memperoleh kesempatan berangkat pada saat ini umumnya telah mendaftarkan diri sekitar 14 tahun lalu. Kondisi tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah haji.

Kuota Haji Sumatera Barat Diperkirakan 3.000 Jemaah

Sementara itu, kuota keberangkatan haji untuk Provinsi Sumatera Barat pada 2027 diperkirakan mencapai sekitar 3.000 jemaah. Jumlah tersebut akan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pemerintah melalui mekanisme pengalokasian kuota nasional.

Baca Juga :  Kemenhaj Hadirkan Dashboard Haji 2026, Tampilkan Data Jemaah hingga Penerbangan Secara Real-Time

Teguh menegaskan, transformasi sistem kuota bertujuan menghadirkan penyelenggaraan haji yang lebih transparan, berkeadilan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang telah lama menunggu giliran berangkat.

“Yang paling penting adalah bagaimana penyelenggaraan haji ini memberikan pelayanan terbaik dan memastikan setiap jemaah mendapatkan haknya sesuai aturan,” tuturnya.

Melalui sistem pengelolaan kuota yang lebih terintegrasi, Kemenhaj berharap penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang berlangsung semakin profesional sekaligus mampu memberikan rasa keadilan bagi seluruh calon jemaah di Indonesia. (*)

Berita Terkait

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027, Cek Status Keberangkatan di Sini
Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar
Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia
Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure
Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia
Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli
Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB