Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau memprakirakan cuaca di Sumatera Barat pada Minggu (17/5/2026) didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan. Namun, hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah daerah pada siang hingga sore hari.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Memasuki siang hingga sore, hujan ringan diperkirakan turun di 18 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, Sijunjung, dan Dharmasraya.
Pada malam hari, cuaca berawan masih mendominasi sebagian wilayah Sumbar. Meski begitu, hujan ringan masih berpotensi terjadi di sembilan daerah.
Daerah tersebut yakni Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Tanah Datar, Padang, Pasaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Sijunjung.
Dini Hari Tetap Berawan
Sementara itu, kondisi cuaca pada dini hari menjelang Senin diperkirakan tetap berawan. Hujan ringan juga berpeluang terjadi di beberapa wilayah.
Wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Pariaman, dan Padang.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Barat berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada pada rentang 60 hingga 95 persen.
Selain itu, angin diperkirakan bertiup dari arah barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 4 sampai 20 kilometer per jam.
BMKG Belum Keluarkan Peringatan Dini
BMKG memastikan belum ada peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Barat untuk 17 Mei 2026.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama saat beraktivitas di luar ruangan pada siang dan sore hari. Informasi lengkap prakiraan cuaca dapat diakses melalui situs resmi BMKG. (*/red)






