Padang, Javanusa—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau memperkirakan cuaca umumnya cerah berawan hingga berawan sepanjang hari pada Kamis (3/9/2026).
Namun demikian, sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan ringan. Untuk itu, BMKG Minangkabau meminta masyarakat tetap memperhatikan perubahan cuaca lokal, terutama saat beraktivitas di luar ruangan.
Hujan Ringan Berpotensi Muncul Siang hingga Sore
Pada pagi hari, sebagian besar wilayah Sumbar diprediksi mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan.
Memasuki siang dan sore, kondisi berawan masih mendominasi. Namun, hujan ringan berpeluang turun di Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, dan Pasaman.
Potensi hujan tersebut masih berlanjut pada malam hari. BMKG memperkirakan hujan ringan dapat terjadi di Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Solok Selatan.
Dini Hari, Wilayah Berpotensi Hujan Meluas
Pada dini hari, cuaca Sumatera Barat diprediksi kembali berada pada kondisi cerah berawan hingga berawan.
Akan tetapi, potensi hujan ringan justru mencakup wilayah yang lebih luas. Daerah tersebut meliputi Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Padang, Pasaman, Lima Puluh Kota, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Sijunjung.
Selain prakiraan hujan, BMKG Minangkabau juga mencatat kondisi parameter cuaca lainnya. Suhu udara Sumatera Barat berkisar 18 hingga 32 derajat Celsius.
Kelembapan udara berada pada rentang 65 hingga 98 persen. Sementara itu, angin bergerak dari tenggara menuju barat dengan kecepatan sekitar 4 hingga 26 kilometer per jam.
BMKG: Tidak Ada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Prakirawan BMKG Minangkabau Raafi Darojat mengatakan pihaknya tidak mendeteksi ancaman cuaca ekstrem untuk Sumatera Barat pada Kamis ini.
“Peringatan dini harian nihil,” kata Raafi Darojat dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2026) pukul 09.00 WIB.
Meski peringatan dini tidak muncul, masyarakat tetap perlu mencermati perkembangan cuaca. Terutama bagi warga yang beraktivitas di wilayah dengan potensi hujan ringan. (*)






