Javanusa.com—Dua tim yang belum tersentuh kekalahan akan saling menguji kekuatan pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Swiss dan Kolombia dijadwalkan bentrok di BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 WIB, dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat hingga menit akhir.
Swiss memasuki fase gugur dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Aljazair 2-0 pada babak 32 besar.
Hasil itu mengantar tim asuhan Murat Yakin melanjutkan kiprah impresif sekaligus menjaga rekor belum terkalahkan di Piala Dunia 2026.
Performa tersebut membuka peluang bagi Swiss untuk mengakhiri penantian panjang menembus perempat final. Sebelumnya, Nati terakhir mencapai delapan besar pada edisi 1954 setelah juga melakukannya pada 1934 dan 1938.
Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Johan Manzambi. Gelandang Freiburg berusia 20 tahun itu sudah mengoleksi tiga gol dan dua assist, sehingga menjadi motor serangan Swiss sepanjang turnamen.
Selain Manzambi, Swiss masih mengandalkan pengalaman Granit Xhaka di lini tengah. Manuel Akanji memperkuat sektor pertahanan, sementara Breel Embolo menjadi tumpuan di lini depan.
Kolombia Andalkan Pertahanan Kokoh
Di sisi lain, Kolombia juga menunjukkan konsistensi yang mengesankan. Tim besutan Nestor Lorenzo belum terkalahkan dalam empat pertandingan sejak fase grup.
La Sele membuka turnamen dengan kemenangan atas Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo. Setelah bermain imbang tanpa gol melawan Portugal, Kolombia memastikan tiket ke babak 16 besar berkat kemenangan 1-0 atas Ghana.
Tidak hanya produktif mencetak gol, Kolombia juga tampil disiplin saat bertahan. Hingga memasuki fase gugur, mereka baru kebobolan satu gol sehingga menjadi salah satu tim dengan pertahanan terbaik di Piala Dunia 2026.
Di lini serang, Kolombia mengandalkan kecepatan Luis Diaz. Kreativitas James Rodriguez dan ketajaman Miguel Suarez juga menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Swiss.
Rekor Pertemuan Masih Memihak Kolombia
Laga di Vancouver akan menjadi pertemuan kedua kedua negara di panggung Piala Dunia.
Pertemuan pertama berlangsung pada fase grup Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Saat itu Kolombia menang 2-0 melalui gol Hernan Gaviria dan Harold Lozano.
Meski menelan kekalahan, Swiss tetap lolos ke babak gugur sebagai runner-up grup. Sebaliknya, Kolombia harus mengakhiri turnamen lebih awal setelah finis di dasar klasemen.
Murat Yakin dan Nestor Lorenzo Saling Mengingatkan
Pelatih Swiss, Murat Yakin, menilai Kolombia memiliki kualitas individu dan kemampuan teknis yang sangat berbahaya.
“Kolombia adalah tim dengan kualitas teknis yang tinggi. Mengingat intensitas permainan mereka, Kolombia bisa berbahaya kapan saja. Kami harus tetap bersatu dan bermain sebagai tim jika ingin melaju,” ujar Murat Yakin.
Sementara itu, pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menyebut Swiss sebagai lawan yang memiliki organisasi permainan sangat baik.
“Swiss adalah tim yang sangat terorganisir. Mereka bermain bagus dan juga memiliki pemain-pemain bagus di lini depan. Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” kata Nestor Lorenzo.
Duel Diprediksi Berjalan Ketat
Pertandingan Swiss melawan Kolombia diperkirakan berlangsung seimbang. Kedua tim sama-sama memiliki pertahanan solid, kualitas pemain yang merata, serta belum pernah kalah sepanjang Piala Dunia 2026.
Tim yang mampu memanfaatkan peluang secara efektif akan mengamankan tiket menuju babak perempat final dan menjaga mimpi melangkah lebih jauh di turnamen. (*/red)
Prediksi Susunan Pemain
Swiss (4-2-3-1):
Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Granit Xhaka, Remo Freuler; Dan Ndoye, Johan Manzambi, Ruben Vargas; Breel Embolo.
Kolombia (4-2-3-1):
Camilo Vargas; Daniel Munoz, Davinson Sanchez, Jhon Lucumi, Johan Mojica; Jefferson Lerma, Gustavo Puerta; Jhon Arias, James Rodriguez, Luis Diaz; Miguel Suarez.






