Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi Pangan dan Energi, Briket Tongkol Jagung Perkuat Ketahanan Nasional

Penulis -

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi. (Foto: BPMI Setpres)

Tuban, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai inovasi di sektor pangan dan energi yang dinilai mampu memperkuat ketahanan nasional di tengah krisis global.

Apresiasi itu disampaikan saat groundbreaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri dan peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Tahun 2026 di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).

“Saya gembira. Bukan saya pura-pura. Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak tenang, kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa. Tadinya tongkol itu dibuang, ya. Sekarang bisa jadi sumber energi. Luar biasa,” ujar Presiden.

Inovasi Energi Jadi Terobosan Besar

Presiden menyebut pemanfaatan tongkol jagung menjadi briket arang sebagai terobosan besar. Menurutnya, inovasi tersebut menunjukkan kemampuan sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi tantangan global.

Ia menilai inovasi lahir karena kedekatan para penggerak program dengan masyarakat, kampus, dan kalangan akademisi. Kondisi itu membuat berbagai persoalan di lapangan dapat direspons dengan solusi konkret.

“Di tengah krisis, Indonesia punya putra-putri yang inovatif, yang tidak menyerah, yang berani mencari ilmu. Karena kalian dekat sama rakyat, kalian dekat, kalian dekat sama kampus, kalian dekat sama insinyur, sarjana-sarjana itu, makanya kalian tahu. Ini luar biasa,” katanya.

Presiden juga menegaskan sektor pangan memiliki posisi strategis bagi masa depan bangsa. Karena itu, setiap upaya meningkatkan produksi pangan dinilai penting untuk menjaga kedaulatan negara.

“Pangan adalah strategis. Apapun yang kau buat untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan kita, itu berarti anda mengamankan masa depan kita, kedaulatan kita,” lanjutnya.

Pupuk Batu Bara untuk Kurangi Ketergantungan Impor

Selain inovasi briket arang dari tongkol jagung, Presiden turut menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara kalori rendah. Menurutnya, inovasi tersebut dapat memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional.

Baca Juga :  Khatam Al Quran Ganting Semarak, 16 Santri Hafal 1 Juz

Presiden menegaskan Indonesia harus mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor agar memiliki ketahanan pangan yang lebih kuat.

“Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk dari luar negeri, kita menjadi sangat kuat. Saya minta ini diimplementasi, konsep temuan bagus,” ujarnya.

Produk Inovasi Akan Didistribusikan ke Masyarakat

Kepala Negara menyampaikan produk-produk inovasi tersebut nantinya dapat didistribusikan secara luas melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

“Kuncinya kita harus beri bahan yang penting untuk rakyat dengan harga semurah-murahnya. Semurah-murahnya supaya rakyat kita daya belinya meningkat, kehidupannya lebih baik, kualitas hidupnya lebih baik,” tandasnya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru