Presiden Prabowo Dorong Percepatan Penanganan Sampah Nasional, Target 2–3 Tahun Terkendali

Penulis -

Selasa, 28 April 2026 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo meninjau TPST BLE di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). (Foto: BPMI/Setpres)

Presiden Prabowo meninjau TPST BLE di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026). (Foto: BPMI/Setpres)

Banyumas, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah mempercepat penanganan sampah nasional.

Ia menyampaikan hal itu saat meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Berwawasan Lingkungan dan Edukasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (28/4/2026).

Presiden menyatakan berbagai daerah mulai mengadopsi model pengelolaan seperti TPST BLE. Ia menerima laporan Gubernur Jawa Tengah bahwa sedikitnya 13 kabupaten telah mengembangkan sistem serupa.

“Pemerintah pusat akan mendorong. Saya juga akan menyalurkan bantuan langsung agar pengelolaan makin efektif,” ujar Presiden.

Target Nasional dan Kolaborasi Daerah

Presiden menyambut komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas yang menargetkan zero waste to money pada 2028.

Ia optimistis target itu tercapai melalui kerja sama kuat antara pemerintah pusat dan daerah.

Menurut Presiden, pemerintah menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas nasional. Ia menargetkan pengendalian sampah dapat tercapai dalam waktu dua hingga tiga tahun.

“Kita harus kendalikan sampah di seluruh Indonesia dalam 2 sampai 3 tahun,” tegasnya.

Inovasi Produk Olahan Sampah

Selain meninjau sistem pengolahan, Presiden menyoroti inovasi pemanfaatan hasil olahan TPST BLE. Salah satu produk yang mendapat perhatian ialah genteng berbahan daur ulang yang dinilai efektif dan terjangkau.

Presiden membuka peluang penggunaan produk tersebut dalam program bantuan perbaikan rumah.

Ia menyebut alokasi anggaran per rumah mencapai Rp20 juta, dengan kebutuhan genteng sekitar Rp4 juta hingga Rp5 juta.

“Genteng ini efektif dan cukup murah. Kita bisa pertimbangkan masuk dalam anggaran bantuan perbaikan rumah,” jelasnya.

Dorongan Material Sehat dan Estetis

Presiden juga menekankan pentingnya penggunaan material bangunan yang sehat dan estetis. Ia mendorong pengurangan penggunaan seng karena mudah berkarat dan berdampak pada kesehatan serta tampilan hunian.

Ia menilai langkah tersebut mendukung upaya menjadikan Indonesia lebih indah dan nyaman. Selain itu, kondisi lingkungan yang baik akan memperkuat sektor pariwisata.

Baca Juga :  Hadiri Peresmian 10 Huntap di Batu Busuk, Fadly Amran Apresiasi Kolaborasi Kadin dan Dunia Usaha
Sampah Jadi Pilar Pembangunan

Pemerintah kini menempatkan pengelolaan sampah sebagai pilar penting pembangunan. Kebijakan ini tidak hanya menyasar persoalan lingkungan, tetapi juga mendorong nilai ekonomi.

Pengelolaan sampah yang terintegrasi berpotensi menciptakan lapangan kerja. Selain itu, kebijakan ini meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Dinas PUPR Padang Tambal Jalan Kampung Jao Dalam, Jaga Kenyamanan dan Keselamatan Pengguna Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:17 WIB

BPK Periksa Kepatuhan Belanja Pemko Padang, Maigus Nasir Minta OPD Transparan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Reaktivasi Kereta Api Kayu Tanam–Padang Panjang Dimulai 2027, Ini Tantangannya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Satpol PP Padang Tertibkan Bangunan di Fasilitas Umum dan PKL Pasar Belimbing

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:08 WIB

Mahyeldi Dorong Pesantren Jadi Motor Ekonomi Syariah dan Pariwisata Halal Sumbar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Maigus Nasir Tinjau Seleksi Kafilah MTQN Padang, Target Juara Umum Sumbar 2027

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Jamin Seleksi Dikbang Polri 2027 Bersih, Polda Sumbar Tegaskan Pakta Integritas Bukan Sekadar Formalitas

Berita Terbaru