Presiden Prabowo Targetkan APBN 2026 Efisien, Transparan dan Tepat Sasaran

Penulis -

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 01:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mengelola APBN secara efisien, transparan, dan tepat sasaran. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mengelola APBN secara efisien, transparan, dan tepat sasaran. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta, Javanusa—Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga kesehatan fiskal negara dengan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara efisien, transparan, dan tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato kenegaraan penyampaian Rancangan Undang-Undang APBN 2026 dan Nota Keuangan pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2025–2026 di Gedung Nusantara, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Dalam paparannya, Presiden Prabowo menyebutkan APBN 2026 dirancang dengan belanja negara sebesar Rp 3.786,5 triliun, pendapatan negara Rp 3.147,7 triliun, dan defisit Rp 638,8 triliun atau 2,48 persen terhadap PDB.

“Pemerintah yang saya pimpin akan terus melaksanakan efisiensi sehingga defisit dapat ditekan sekecil mungkin. Harapan saya, pada 2027 atau 2028, kita bisa memiliki APBN tanpa defisit sama sekali,” ujar Presiden.

Penghapusan Kebocoran dan Optimalisasi Pendapatan

Kepala Negara meminta dukungan seluruh kekuatan politik untuk menghilangkan kebocoran anggaran. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan melalui sistem perpajakan yang adil serta pengelolaan aset dan sumber daya alam secara produktif.

“Pajak adalah instrumen keadilan dan redistribusi pendapatan: yang kaya bayar pajak, yang tidak mampu dibantu,” kata Presiden.

Pengelolaan BUMN dan Peran BPI

Presiden menyoroti aset BUMN yang mencapai lebih dari 1.000 triliun dolar AS, yang dinilai mampu memberi kontribusi minimal 50 miliar dolar AS per tahun.

Ia menugaskan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia untuk membenahi tata kelola BUMN, memangkas jumlah komisaris, dan menghapus tantiem yang tidak relevan.

“Masa ada komisaris rapat sebulan sekali, tantiemnya 40 miliar setahun. Direksi pun tidak perlu tantiem kalau rugi. Untungnya harus nyata, bukan akal-akalan,” tegasnya.

Prioritas Belanja dan Efisiensi Operasional

Presiden Prabowo menekankan peningkatan kualitas belanja negara. Belanja operasional yang tidak efisien akan dipangkas, sementara belanja produktif yang menciptakan lapangan kerja dan memperkuat layanan publik akan menjadi prioritas.

Baca Juga :  Pemko Padang Catat 722.445 Jiwa Terdaftar Sebagai Peserta JKN Aktif

“Setiap rupiah harus memberi manfaat nyata, memperkuat daya beli, dan meningkatkan kualitas layanan publik,” ungkapnya.

Pertumbuhan Ekonomi dan Target Sosial

Di sektor pembiayaan, APBN akan dikelola secara hati-hati (prudent) dan inovatif, dengan menjaga rasio utang pada batas aman.

Presiden menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 5,4 persen atau lebih, inflasi 2,5 persen, dan pengangguran terbuka turun ke 4,44–4,96 persen.

Target sosial lainnya meliputi penurunan angka kemiskinan ke 6,5–7,5 persen, rasio Gini menjadi 0,377–0,38, serta Indeks Modal Manusia mencapai 0,57.

Ajakan untuk Gotong Royong

Menutup pidatonya, Presiden Prabowo mengajak seluruh pihak membahas RAPBN 2026 secara konstruktif.
“Besar harapan kami pembahasan RAPBN dilakukan dalam semangat gotong royong demi terwujudnya Indonesia Merdeka, Berdaulat, Adil, dan Makmur,” tutupnya. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB