Presiden Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren, Kemenag Siap Perkuat Layanan Santri Nasional

Penulis -

Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i dan Menag Nasaruddin Umar setelah Apel Hari Santri 2025, Rabu (22/10/2025). (Foto: Kemenag)

Wamenag Romo Muhammad Syafi'i dan Menag Nasaruddin Umar setelah Apel Hari Santri 2025, Rabu (22/10/2025). (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Kabar gembira bagi dunia pesantren datang di peringatan Hari Santri 2025. Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i seusai Apel Hari Santri di halaman kantor pusat Kemenag, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

“Alhamdulillah, saya baru saja menerima kabar dari Kementerian Sekretariat Negara terkait telah terbitnya izin prakarsa penyusunan rancangan Peraturan Presiden tentang perubahan atas Perpres Nomor 152 Tahun 2024 tentang Kemenag,” ungkapnya.

Melalui surat Nomor B-617/M/D-1/HK.03.00/10/2025 tertanggal 21 Oktober 2025, Presiden melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memerintahkan agar Direktorat Jenderal Pesantren segera dibentuk di lingkungan Kemenag.

Wamenag menjelaskan, pembentukan Ditjen ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memberikan perhatian lebih besar kepada pesantren, baik dari sisi personalia, pendanaan, maupun program.

“Dengan adanya Ditjen Pesantren, pemerintah semakin hadir dalam mendukung pengembangan pesantren di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Tiga Fungsi Utama Pesantren Diperkuat

Romo Syafi’i menegaskan, kehadiran Ditjen Pesantren akan memperkuat tiga fungsi utama pesantren: pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo, para Menteri Kabinet Merah Putih, dan seluruh jajaran Kemenag yang telah memperjuangkan lahirnya Ditjen Pesantren sejak 2019.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menilai pembentukan Ditjen Pesantren akan memperkuat konsolidasi pondok pesantren secara nasional.

“Selama ini, masih ada pesantren yang belum terdata atau belum terjangkau bantuan pemerintah. Dengan Ditjen Pesantren, koordinasi akan lebih kuat dan sistem lebih terintegrasi,” jelasnya.

Kontrol dan Validasi Data Pesantren

Menag menambahkan, keberadaan Ditjen Pesantren akan membantu pemerintah memastikan setiap pesantren menjalankan peran strategisnya dengan baik.

Baca Juga :  Banjir Bandang Terjang Tanah Datar, Jembatan Putus dan Rumah Hanyut

“Kita ingin memastikan pesantren benar-benar menjalankan fungsi pendidikan dan sosialnya secara optimal,” tegas Nasaruddin.

Ia berharap, Ditjen Pesantren dapat menjadi penggerak utama dalam membangun generasi santri yang kuat, cerdas, dan berakhlak.

“Hari Santri harus menjadi momentum kebangkitan untuk menghadapi tantangan baru di dunia pesantren,” lanjutnya.

Sertifikasi dan Pendataan Pesantren

Menag juga mengungkapkan sistem sertifikasi dan pendataan pesantren akan diperkuat agar data menjadi lebih valid dan program berjalan tertib.

“Selama ini sertifikasi sudah berjalan, tapi ke depan akan kami intensifkan agar pelaksanaannya lebih teratur,” tutupnya. (*/red)

Berita Terkait

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Pencuri Komponen Pendeteksi Banjir di Padang Ditangkap, 2 Kabur

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Polda Sumbar Ungkap Dugaan Judi Togel Online di Padang, Uang Rp4,15 Juta Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:13 WIB

Modus Penimbunan BBM Subsidi di Sumbar, Pelaku Gunakan Kantong Plastik dan Kotak Ikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Polda Sumbar Ungkap 24 Kasus Penyalahgunaan BBM Subsidi, 25 Tersangka Diamankan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:30 WIB

BPBD Padang Evakuasi Pohon Karet Tumbang di Kalumbuk, Jalan Kembali Normal

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Hilang Kendali, Dua Mobil Terperosok ke Sawah di Jalan Solok-Padang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Rumah Wartawan Harian Singgalang Dibobol Maling, Laptop, HP dan Tiga Hardisk Raib

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Polda Sumbar Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, Dua Pengunjung Positif Metamfetamin

Berita Terbaru

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah. (Foto: Kemnaker)

Nasional

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Okt 2026 - 20:41 WIB