Produk UMKM Padang Panjang Tampil di Festival Melayu Day Yala Thailand

Penulis -

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Padang Panjang, Maria Feronika Hendri saat Festival Melayu Day Yala ke-11 Tahun 2026 di Provinsi Yala, Thailand. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Ketua Dekranasda Padang Panjang, Maria Feronika Hendri saat Festival Melayu Day Yala ke-11 Tahun 2026 di Provinsi Yala, Thailand. (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Beragam produk unggulan dari Padang Panjang dipamerkan pada Festival Melayu Day Yala ke-11 Tahun 2026 di Provinsi Yala, Thailand. Ajang ini menjadi etalase produk kreatif dan kuliner dari kawasan Asia Tenggara.

Produk yang diperkenalkan meliputi Minang Kayo (produk kulit), Batik Rang Minang, Loumer Cake, Sulam Bordir Zahra Muslim, Krang Keju Mahya, Rendang Queensha Dewi, hingga bawang goreng Alid Family. Seluruh produk mengangkat ciri khas bahan dan motif lokal Minangkabau.

Kegiatan business matching difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Thailand bersama Yala Rajabhat University. Forum ini mempertemukan pelaku UMKM dengan pebisnis dan distributor setempat.

Ketua Dekranasda Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, mengatakan forum tersebut membuka akses pasar baru. Presentasi produk dilakukan langsung oleh owner Minang Kayo, Pris Kurniawati, di hadapan calon mitra.

Fokus Perluasan Jejaring dan Pasar Ekspor

“Business matching ini sangat strategis karena memberi kesempatan pelaku UMKM membangun jejaring dan memperluas pasar ke luar negeri,” ujar Maria. Ia menilai wilayah Yala potensial karena mayoritas penduduknya muslim.

Menurutnya, kesesuaian segmen pasar memudahkan penetrasi produk fesyen muslim, kerajinan, dan kuliner halal. Pendekatan ini juga memperkuat posisi produk berbasis budaya.

Maria hadir bersama Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop UKM Padang Panjang, Rahmi. Kehadiran tim daerah membawa misi ekonomi sekaligus diplomasi budaya.

Pemerintah daerah menargetkan promosi produk unggulan berjalan seiring dengan penguatan kerja sama budaya. Model promosi langsung dinilai lebih efektif dibanding promosi pasif berbasis katalog.

Buka Peluang Kolaborasi Perajin Indonesia–Thailand

Selama festival, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menjajaki kontrak kerja sama. Beberapa calon mitra menyatakan minat pada produk kulit dan olahan pangan khas Minang.

Baca Juga :  PMI Padang Panjang Distribusikan Ribuan Liter Air Bersih

Komunikasi bisnis juga mengarah pada kolaborasi desain dan pengemasan produk. Skema ini diharapkan meningkatkan daya saing di pasar regional.

Festival Melayu Day Yala Jadi Etalase Industri Kreatif

Festival Melayu Day Yala dibuka resmi oleh Gubernur Provinsi Yala. Event tahunan ini menampilkan kerajinan, kuliner, seni pertunjukan, dan budaya lokal Thailand selatan.

Ajang tersebut menjadi titik temu pelaku industri kreatif dari berbagai negara Asia Tenggara. Karena itu, partisipasi UMKM Padang Panjang dinilai strategis untuk memperkuat branding produk daerah di pasar internasional. (*/red)

Berita Terkait

Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan
Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Kemenhaj Catat 244 Kasus Haji dan Umrah, Potensi Kerugian Jemaah Capai Rp247,65 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Wamenhaj Imbau Jemaah Umrah Pakai Direct Flight, Hindari Transit Singapura-Malaysia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Kemenhaj Perkuat Pengawasan Umrah, Antisipasi Situasi Darurat dan Force Majeure

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kemenhaj dan Kemenbud Jajaki Pembentukan Museum Haji Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:00 WIB

Menhaj Irfan Yusuf Buka Suara soal Pengangkatan Anaknya sebagai Tenaga Ahli

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Jadwal Haji 2027 Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Belanja Haji Tembus Rp4 Triliun, Menhaj Dorong UMKM Daerah Perluas Pasar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Menhaj Perketat Istitaah Kesehatan Jemaah Haji, Imbau Travel Pilih Penerbangan Langsung

Berita Terbaru