Padang Panjang, Javanusa—Beragam produk unggulan dari Padang Panjang dipamerkan pada Festival Melayu Day Yala ke-11 Tahun 2026 di Provinsi Yala, Thailand. Ajang ini menjadi etalase produk kreatif dan kuliner dari kawasan Asia Tenggara.
Produk yang diperkenalkan meliputi Minang Kayo (produk kulit), Batik Rang Minang, Loumer Cake, Sulam Bordir Zahra Muslim, Krang Keju Mahya, Rendang Queensha Dewi, hingga bawang goreng Alid Family. Seluruh produk mengangkat ciri khas bahan dan motif lokal Minangkabau.
Kegiatan business matching difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Thailand bersama Yala Rajabhat University. Forum ini mempertemukan pelaku UMKM dengan pebisnis dan distributor setempat.
Ketua Dekranasda Padang Panjang, Maria Feronika Hendri, mengatakan forum tersebut membuka akses pasar baru. Presentasi produk dilakukan langsung oleh owner Minang Kayo, Pris Kurniawati, di hadapan calon mitra.
Fokus Perluasan Jejaring dan Pasar Ekspor
“Business matching ini sangat strategis karena memberi kesempatan pelaku UMKM membangun jejaring dan memperluas pasar ke luar negeri,” ujar Maria. Ia menilai wilayah Yala potensial karena mayoritas penduduknya muslim.
Menurutnya, kesesuaian segmen pasar memudahkan penetrasi produk fesyen muslim, kerajinan, dan kuliner halal. Pendekatan ini juga memperkuat posisi produk berbasis budaya.
Maria hadir bersama Kepala Bidang Perdagangan Disperdakop UKM Padang Panjang, Rahmi. Kehadiran tim daerah membawa misi ekonomi sekaligus diplomasi budaya.
Pemerintah daerah menargetkan promosi produk unggulan berjalan seiring dengan penguatan kerja sama budaya. Model promosi langsung dinilai lebih efektif dibanding promosi pasif berbasis katalog.
Buka Peluang Kolaborasi Perajin Indonesia–Thailand
Selama festival, pelaku UMKM tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menjajaki kontrak kerja sama. Beberapa calon mitra menyatakan minat pada produk kulit dan olahan pangan khas Minang.
Komunikasi bisnis juga mengarah pada kolaborasi desain dan pengemasan produk. Skema ini diharapkan meningkatkan daya saing di pasar regional.
Festival Melayu Day Yala Jadi Etalase Industri Kreatif
Festival Melayu Day Yala dibuka resmi oleh Gubernur Provinsi Yala. Event tahunan ini menampilkan kerajinan, kuliner, seni pertunjukan, dan budaya lokal Thailand selatan.
Ajang tersebut menjadi titik temu pelaku industri kreatif dari berbagai negara Asia Tenggara. Karena itu, partisipasi UMKM Padang Panjang dinilai strategis untuk memperkuat branding produk daerah di pasar internasional. (*/red)






