Produksi Beras Januari 2026 Tembus 1,75 Juta Ton, Naik 38,56 Persen

Penulis -

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Produksi beras nasional pada Januari 2026 tercatat sebesar 1,75 juta ton. (Foto: Kementan)

Produksi beras nasional pada Januari 2026 tercatat sebesar 1,75 juta ton. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Produksi beras nasional pada Januari 2026 tercatat sebesar 1,75 juta ton. Angka ini meningkat 38,56 persen dibandingkan Januari 2025 yang sebesar 1,26 juta ton.

Data tersebut disampaikan Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono, dalam pemaparan perkembangan produksi padi dan beras nasional, Senin (2/3/2026).

“Atas gambaran produksi padi tersebut, produksi setara beras untuk konsumsi pangan masyarakat pada Januari 2026 sebesar 1,75 juta ton, meningkat 38,56 persen dibandingkan Januari 2025 sebesar 1,26 juta ton,” kata Ateng.

Proyeksi Produksi hingga April 2026

Untuk periode Februari hingga April 2026, potensi produksi beras diperkirakan mencapai 12,23 juta ton. Dengan demikian, total produksi beras sepanjang Januari–April 2026 diproyeksikan sebesar 13,98 juta ton.

Di tingkat hulu, produksi padi pada Januari 2026 tercatat 3,04 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), naik dari Januari 2025 yang sebesar 2,20 juta ton GKG.

Potensi produksi padi Februari–April 2026 diperkirakan mencapai 21,24 juta ton GKG. Secara kumulatif, total produksi padi Januari–April 2026 diproyeksikan sebesar 24,28 juta ton GKG.

Luas Panen dan Sebaran Wilayah

Luas panen padi pada Januari 2026 mencapai 0,57 juta hektare. Sementara potensi luas panen Februari–April 2026 diperkirakan 3,92 juta hektare. Dengan demikian, total luas panen Januari–April 2026 diproyeksikan mencapai 4,48 juta hektare.

Secara spasial, potensi panen padi Februari–April 2026 terkonsentrasi di Pulau Jawa, terutama Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Banten.

Di Sumatera, potensi panen terbesar berada di Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Aceh. Di Sulawesi terpusat di Sulawesi Selatan, di Kalimantan berada di Kalimantan Barat, serta di Kepulauan Nusa Tenggara berada di Nusa Tenggara Barat. (*/red)

Baca Juga :  Smartcard untuk Akses Armuzna, Kartunya Jangan Hilang!

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru