Produksi Cabai Surplus 46 Ribu Ton, Harga Mulai Turun di Sejumlah Daerah

Penulis -

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga cabai di sejumlah daerah mulai menunjukkan tren penurunan seiring pasokan yang meningkat pada Maret 2026. (Foto: Kementan)

Harga cabai di sejumlah daerah mulai menunjukkan tren penurunan seiring pasokan yang meningkat pada Maret 2026. (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Harga cabai di sejumlah daerah mulai menunjukkan tren penurunan seiring pasokan yang meningkat pada Maret 2026.

Data pemerintah mencatat produksi cabai dalam kondisi surplus, sehingga membantu menekan harga di tingkat konsumen dan produsen.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyatakan pemerintah berfokus menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga pangan.

Ia menegaskan upaya pengendalian dilakukan melalui penguatan produksi dan distribusi agar harga tetap sesuai acuan pemerintah.

“Pemerintah memastikan pasokan terjaga dan harga di tingkat konsumen tetap dalam batas wajar,” kata Amran dalam keterangan tertulis, Jumat (20/3/2026).

Di tingkat pasar, pelaku usaha di Pasar Pare, Kediri, melaporkan penurunan harga, khususnya cabai rawit merah yang kini berada di kisaran Rp57.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat melampaui harga acuan.

Sementara itu, di tingkat petani, harga cabai rawit merah juga tercatat turun menjadi sekitar Rp55.000 per kilogram. Penurunan ini terjadi seiring meningkatnya volume panen di sejumlah sentra produksi.

Berdasarkan data early warning system Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, neraca produksi cabai pada Maret 2026 mengalami surplus. Cabai rawit merah diperkirakan surplus 46.868 ton, sedangkan cabai besar surplus 8.282 ton.

Kondisi ini didorong oleh panen di sejumlah daerah sentra seperti Kabupaten Garut, Kabupaten Blitar, dan Magelang. Peningkatan produksi dari wilayah tersebut menambah pasokan ke pasar, terutama menjelang periode hari besar keagamaan.

Distribusi Jadi Kunci

Direktur Jenderal Hortikultura, Muhammad Taufiq Ratule, menyebut stabilitas harga dipengaruhi sinergi antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.

Menurutnya, peningkatan produksi mampu mengimbangi lonjakan permintaan sehingga menjaga keseimbangan pasar.

Senada, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Muhammad Agung Sunusi, mengatakan distribusi dari sentra produksi ke pasar utama terus diperkuat agar pasokan tetap lancar.

Baca Juga :  Semen Padang FC vs PSPS Pekanbaru, Ini Rekor Pertemuan Kedua Tim

Asosiasi dan pelaku usaha cabai menilai kondisi surplus membuka peluang memperluas distribusi sekaligus mendukung stabilisasi harga. Di sisi lain, konsumen mulai merasakan harga yang lebih terjangkau di sejumlah wilayah, termasuk di pasar-pasar utama.

Pemerintah menyatakan akan terus memantau produksi dan distribusi untuk menjaga keseimbangan pasokan dan harga cabai ke depan. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB