Padang, Javanusa—Irjen Pol Jawari mendapat penugasan sebagai Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) setelah sebelumnya mengemban sejumlah jabatan strategis di lingkungan Polri.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990 itu memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) Polri. Rekam jejaknya mencakup penugasan di tingkat kewilayahan hingga sejumlah posisi strategis di SSDM Polri.
Penunjukan Jawari sebagai Kapolda Sumbar tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Ia menggantikan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Sebelum mendapat tugas memimpin Polda Sumbar, Jawari menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang SDM. Posisi tersebut melanjutkan rekam jejak panjangnya dalam bidang pembinaan dan pengelolaan personel Polri.
Lulusan Akpol 1990
Jawari memulai perjalanan karier kepolisiannya setelah menyelesaikan pendidikan di Akademi Kepolisian pada 1990. Dalam perjalanannya, ia memperoleh penugasan di sejumlah wilayah dan satuan kerja Polri.
Salah satu jabatan kewilayahan yang pernah diembannya yakni Kapolres Sragen di Polda Jawa Tengah. Setelah itu, Jawari dipercaya sebagai Kabid TI Polda Jawa Timur pada 2010.
Kariernya kemudian semakin banyak beririsan dengan bidang SDM. Pada 2014, ia menduduki jabatan Kabagrenmin SSDM Polri sekaligus mendapat penugasan sebagai Karo SDM Polda Kalimantan Timur.
Setahun berselang, Jawari dipercaya menjadi Kabagdiapers Rodalpers SSDM Polri. Pada 2016, ia kembali mendapat tugas sebagai Karo SDM Polda Bali.
Berpengalaman di SSDM Polri
Pengalaman Jawari di bidang sumber daya manusia terus berlanjut dalam beberapa penugasan berikutnya.
Pada 2017, ia menjabat Kabagpenkompeten Robinkar SSDM Polri. Jabatan tersebut berkaitan dengan pengembangan kompetensi dan pembinaan karier personel Polri.
Tiga tahun kemudian, Jawari mendapat kepercayaan sebagai Karodalpers SSDM Polri. Jabatan itu berkaitan dengan pengendalian personel di lingkungan SSDM Polri.
Pengalaman panjang tersebut membuat perjalanan karier Jawari tidak hanya berkutat pada tugas kewilayahan. Ia juga menjalani berbagai tanggung jawab dalam pembinaan dan pengelolaan personel kepolisian.
Pernah Menjadi Wakapolda Sumatera Utara
Setelah cukup lama menjalankan tugas di lingkungan SSDM Polri, Jawari kembali mendapat penugasan di tingkat kewilayahan.
Pada 2022, ia dipercaya menjadi Wakapolda Sumatera Utara. Jabatan tersebut memperluas pengalamannya dalam menjalankan tugas kepolisian secara langsung di daerah.
Kemudian pada Desember 2023, Jawari mendapat penugasan sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Sumbar, Jawari dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Asisten Kapolri Bidang SDM.
Kini, melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 2 Oktober 2026, perjalanan panjang Jawari di berbagai bidang penugasan Polri berlanjut dengan amanah sebagai Kapolda Sumbar. (*)






