Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Pasbar Tanam 1.200 Bibit Produktif 

Penulis -

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Pasbar menanam bibit tanaman produktif di Bukik Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Rabu (14/10).  (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pemkab Pasbar menanam bibit tanaman produktif di Bukik Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Rabu (14/10). (Foto: Diskominfo Pasbar)

Pasbar, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menanam 1.200 bibit tanaman produktif di Bukik Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Rabu (14/10).

Program ini menyasar lahan kritis bekas longsor sekaligus mendukung upaya mitigasi bencana dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Penanaman tersebut melibatkan pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, kelompok tani hutan, serta masyarakat setempat. Melalui kegiatan ini, pemerintah mendorong pemulihan fungsi lingkungan dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Tanam Durian hingga Alpukat di Lahan Bekas Longsor

Sebanyak 1.200 bibit yang ditanam mencakup durian, alpukat, kayu manis, jengkol, manggis, dan sejumlah tanaman produktif lainnya.

Jenis tanaman tersebut diharapkan membantu memulihkan kondisi lahan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Kegiatan bertema “Bersama Menanam, Merawat Kehidupan” itu dihadiri Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pasaman Barat, Afrizal, yang mewakili Bupati Yulianto.

Hadir pula Anggota Komisi II DPRD Sumatera Barat Ade Putra dan Kepala UPTD KPHL Pasaman Barat Unit II Yuhan Sahri.

Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), kelompok tani hutan, serta warga setempat turut mengikuti kegiatan tersebut.

Pemkab Tekankan Perawatan Bibit

Dalam sambutan, Afrizal menegaskan pentingnya rehabilitasi lahan bekas longsor untuk memulihkan lingkungan dan memperkuat ketahanan kawasan terhadap bencana.

Afrizal mengingatkan keberhasilan program tidak cukup dari jumlah bibit yang ditanam. Perawatan secara berkelanjutan juga menentukan keberhasilan rehabilitasi.

“Keberhasilan rehabilitasi tidak hanya diukur dari jumlah bibit yang ditanam, tetapi juga dari kemampuan kita merawatnya hingga tumbuh dan memberikan manfaat,” tegasnya.

Ia meminta Kelompok Tani Hutan (KTH) Suka Menang Aie Kacang bersama masyarakat Nagari Sinuruik merawat seluruh bibit secara berkala.

Baca Juga :  651 Anak Usia Dini Pasbar dan Pasaman Belajar Manasik Haji

Afrizal juga mendorong koordinasi antara pemerintah kabupaten, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, dan UPTD KPHL agar program tersebut berjalan konsisten.

Menurut Afrizal, pemulihan hutan dan lahan kritis merupakan investasi jangka panjang bagi keselamatan warga, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat.

Upaya ini juga sejalan dengan target Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030. Target tersebut mendorong sektor kehutanan dan penggunaan lahan menyerap emisi karbon lebih banyak daripada yang dilepaskan.

DPRD Dorong Kolaborasi dan Mitigasi Bencana

Sementara itu, Ade Putra menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah kerusakan lingkungan.

Ia berharap pemeliharaan yang berkelanjutan dapat memastikan bibit tumbuh optimal sehingga kegiatan rehabilitasi tidak berhenti pada tahap penanaman.

Ade menilai keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana di kawasan tersebut.

Bagian dari Gerakan Penanaman di Sumatera Barat

Kepala UPTD KPHL Pasaman Barat Unit II, Yuhan Sahri, menjelaskan bahwa penanaman di Bukik Batang Tinggam merupakan bagian dari gerakan penanaman bibit produktif secara serentak di Sumatera Barat.

Program tersebut bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam rehabilitasi hutan dan lahan, mitigasi bencana, serta penambahan cadangan karbon.

Melalui penanaman dan pemeliharaan yang berkelanjutan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus mendukung sumber penghidupan masyarakat di sekitar kawasan rehabilitasi. (*)

Berita Terkait

Jelang Akhir Masa Jabatan Januari 2027, DPW IKPS Riau Minta Musda Bengkalis Segera Dipersiapkan
Tim Paski MTsN 3 Padang Raih Juara Utama 2, Amankan Tiket ke Kejurnas FORBASI
HUT ke-81 PMI Padang, 300 Relawan Adu Keterampilan dan Kesiapsiagaan Bencana
Pemko Padang Integrasikan KWT dan Petani Milenial ke Rantai Pasok Program MBG
Pemprov Sumbar Raih Terbaik II Anugerah Legislasi Daerah 2026
Kualitas Udara Memburuk, CFD Padang Minggu 18 Oktober 2026 Ditiadakan
Kapolda Sumbar Ajak Warga Berantas Judi Online dan Narkoba, Keluarga Diminta Berperan Aktif
Junir Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Pasbar Periode 2026–2029

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Beri Dukungan, Gubernur Mahyeldi Sambangi Atlet SOIna Sumbar di PESONAS II Kupang

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Padang Volleyball Championship 2026 Bergulir di 11 Kecamatan, Atlet Muda Berebut Piala Wali Kota

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:50 WIB

Imbang Lawan PSMS, Teco Evaluasi Performa Semen Padang FC

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Barcelona Hajar Real Betis 5-2, Lamine Yamal dkk Kokoh di Puncak LaLiga

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Chelsea Tekuk Everton 2-0, Pedro Neto Cetak Brace

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Manchester City Tekuk Ipswich Town 3-2, Haaland Cetak Dua Gol

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Liverpool Comeback 2-1 atas Brentford, Dua Pemain Tuan Rumah Dikartu Merah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Semen Padang FC Selamat dari Kekalahan, Gol Ari Maring Gagalkan Kemenangan PSMS Medan

Berita Terbaru

Pemkab Pasbar menanam bibit tanaman produktif di Bukik Batang Tinggam, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, Rabu (14/10).  (Foto: Diskominfo Pasbar)

Kabupaten Pasaman Barat

Pulihkan Lahan Kritis, Pemkab Pasbar Tanam 1.200 Bibit Produktif 

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:31 WIB