Pulihkan Usaha Pembudidaya di Solok, Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan

Penulis -

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan 52 ribu bibit ikan di kawasan Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026). (Foto: Adpsb)

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan 52 ribu bibit ikan di kawasan Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026). (Foto: Adpsb)

Solok, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyalurkan sekitar 52 ribu bibit ikan dan bantuan pakan kepada pembudidaya yang terdampak bencana di Kabupaten Solok.

Bantuan ini menjadi salah satu langkah untuk memulihkan usaha perikanan sekaligus membantu masyarakat kembali memperoleh penghasilan.

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, menyerahkan bantuan tersebut di kawasan Padang Belimbing, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026).

Hadir dalam penyerahan bantuan itu Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Masheri Yanda Boy, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Syefdinon.

Pemprov Sumbar Petakan Kebutuhan Warga Terdampak Bencana

Mahyeldi mengatakan, pemerintah provinsi terus berupaya membantu masyarakat yang terdampak bencana melalui program sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Ia juga telah meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk mendata warga yang membutuhkan bantuan.

“Seluruh kepala dinas telah kita minta melakukan pendataan dan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, termasuk di Kabupaten Solok,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap pembudidaya dapat memanfaatkan bibit ikan dan pakan tersebut secara optimal. Dengan begitu, mereka bisa kembali menjalankan usaha perikanan dan memulihkan sumber penghidupan keluarga.

Selain menyalurkan bantuan langsung, Pemprov Sumbar menyiapkan Program Budidaya Perikanan Darat Tematik untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat. DKP Sumbar merencanakan pelaksanaan program tersebut mulai 2027 dengan pendekatan pengembangan usaha budidaya berbasis nagari.

Kepala DKP Sumbar, Syefdinon, menjelaskan setiap lokasi direncanakan mendapat sekitar 20 kolam, bibit ikan, dan pakan untuk satu siklus budidaya selama empat bulan.

Setelah panen pertama, pembudidaya diharapkan mampu membiayai kebutuhan produksi dan melanjutkan siklus budidaya secara mandiri. Skema ini bertujuan membangun usaha perikanan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Stop Ekspor Timah Dikaji, Menteri ESDM Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Ekonomi Dalam Negeri

Untuk mengikuti program tersebut, pemerintah nagari perlu menyiapkan lahan seluas 1.000 meter persegi dan berkoordinasi dengan DKP Sumbar.

Pemerintah merencanakan kuota sebanyak 10.000 titik pada 2027. Jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 40.000 titik pada 2029.

“Kami berharap nagari-nagari di Kabupaten Solok dapat mempersiapkan persyaratan sejak awal agar berpeluang memanfaatkan program ini,” kata Syefdinon.

DKP Sumbar Siapkan Akses Pasar Hasil Budidaya

DKP Sumbar juga membangun ekosistem pemasaran untuk memperluas penyerapan hasil perikanan budidaya. Pemerintah berupaya menghubungkan pembudidaya dengan sejumlah calon pembeli, mulai dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), lembaga pemasyarakatan, sekolah kedinasan, hingga hotel dan rumah makan.

Upaya tersebut diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memberikan kepastian bagi pembudidaya dalam memasarkan hasil panen.

“Ekosistem pemasarannya sedang kita bangun. Jika ini berjalan, pembudidaya akan memiliki akses pasar yang lebih luas dan kepastian serapan hasil panen,” ujarnya.

Pembudidaya Berharap Usaha Kembali Berkembang

Salah seorang penerima bantuan, M. Fajar Yatim, mengapresiasi perhatian Pemprov Sumbar terhadap pembudidaya yang terdampak bencana. Menurutnya, bantuan bibit ikan dapat membantu masyarakat di Padang Belimbing memulai kembali usaha mereka.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas bantuan bibit ini. Mudah-mudahan kami bisa segera bangkit dan usaha budidaya kami kembali maju,” tuturnya. (*)

Berita Terkait

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026
Fadly Amran Lantik Indra Noferi sebagai Dewas Perumda PSM Padang
Tekan Inflasi dan Lonjakan Harga Cabai, Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau
Fadly Amran Sambut Investasi Green SM Rp500 Miliar, Taksi Listrik Segera Hadir di Padang
Maigus Nasir Resmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Kelurahan Pisang, 53 Keluarga Terima Bantuan
Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung
Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain
Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB