Rumah Warga di Koto Tangah “Tergaing-gaing” di Atas Sungai, Pemilik Dievakuasi

Penulis -

Senin, 15 Desember 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu unit rumah di kawasan bantaran Sungai Lubuk Minturun, Koto Tuo, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah terlihat “tergaing-gaing” akibat tapaknya terkikis banjir bandang pada 28 November 2025 lalu. (Foto: Diskominfo Padang)

Satu unit rumah di kawasan bantaran Sungai Lubuk Minturun, Koto Tuo, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah terlihat “tergaing-gaing” akibat tapaknya terkikis banjir bandang pada 28 November 2025 lalu. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Satu unit rumah di kawasan bantaran Sungai Lubuk Minturun, Koto Tuo, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, berada dalam kondisi mengkhawatirkan setelah sebagian tapaknya terkikis banjir bandang yang terjadi pada 28 November 2025 lalu.

Akibat tergerus arus sungai, bagian belakang rumah tersebut kini tidak lagi bertumpu pada tanah dan terlihat “tergaing-gaing”.

Rumah yang dihuni dua kepala keluarga (KK) itu berada persis di bibir aliran Sungai Lubuk Minturun, tepatnya di RT 1/RW 1, Koto Tuo.

Lokasinya tidak jauh dari Jembatan Bypass, kawasan yang terdampak cukup parah saat banjir bandang melanda wilayah tersebut.

Kondisi bangunan semakin memprihatinkan karena lantai rumah bagian belakang sudah hanyut terbawa arus sungai.

Sementara itu, bagian depan rumah masih berdiri, namun berada dalam posisi rawan. Struktur bangunan dinilai berbahaya dan berpotensi ambruk apabila debit sungai kembali meningkat dan meluap.

Rumah tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga, masing-masing dipimpin oleh Muslim Syawal dan Sumarlis. Dengan kondisi rumah yang sebagian sudah berada di atas aliran sungai, keselamatan penghuni menjadi perhatian serius pemerintah setempat.

Menanggapi situasi tersebut, Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, langsung turun ke lokasi dan mengambil langkah cepat.

Pihak kecamatan meminta penghuni rumah segera meninggalkan bangunan demi menghindari risiko yang lebih besar.

“Iya, rumah yang ditempati keluarga tersebut sudah tidak layak dihuni, karena sebagian bangunan berada di atas sungai dan sangat membahayakan,” ujar Fizlan, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, pemilik rumah bersikap kooperatif saat diberikan penjelasan terkait kondisi bangunan dan potensi bahaya yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Setelah dilakukan pendekatan persuasif, penghuni rumah akhirnya bersedia untuk mengungsi.

“Setelah kita beri pemahaman, pemilik rumah langsung mengungsi ke rumah keluarga yang lokasinya tidak jauh dari sini,” jelas Fizlan.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran dan Zigo Rolanda Tinjau SPAM Taban 3 Palukahan, Dorong Percepatan Pembangunan

Fizlan Setiawan juga mengimbau masyarakat di wilayahnya agar tidak bermukim atau beraktivitas terlalu dekat dengan bantaran sungai.

Ia menegaskan kondisi cuaca dengan curah hujan yang masih tinggi berpotensi meningkatkan debit air sungai dan menimbulkan ancaman keselamatan.

“Masyarakat kami minta menjauhi bibir sungai karena sangat berbahaya, terutama saat hujan deras yang bisa menyebabkan air sungai meluap,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba
Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB