Said Iqbal Fokus Perjuangkan Kesejahteraan Buruh, Upah Layak dan Perlindungan Pekerja Migran

Penulis -

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Said Iqbal dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Senin (8/6/2026) di Istana Negara, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Said Iqbal dilantik sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Senin (8/6/2026) di Istana Negara, Jakarta. (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr)

Jakarta, Javanusa—Kesejahteraan buruh, pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi, dan perlindungan pekerja migran menjadi fokus utama Said Iqbal setelah Presiden Prabowo Subianto mempercayainya sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.

Said Iqbal yang resmi menjalankan tugas barunya usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026), menyatakan akan segera menyampaikan laporan, pandangan, serta analisis kebijakan kepada Presiden terkait berbagai persoalan ketenagakerjaan.

“Beberapa hal yang mungkin nanti, karena saya kan langsung memberikan laporan ke Bapak Presiden melalui koordinasi dengan Pak Mensesneg,” ujar Said Iqbal.

Pertumbuhan Ekonomi Harus Disertai Pemerataan

Salah satu isu yang akan menjadi perhatian Said Iqbal berkaitan dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi perlu berjalan seiring dengan pemerataan hasil pembangunan agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat.

“Dalam pandangan kami, pertumbuhan itu harus diimbangi dengan redistribusi kekayaan yang merata, kesetaraan kesempatan, setiap orang punya kesempatan. Kalau bahasa kami yang sederhana, kau boleh kaya, tapi jangan miskinkan kami,” katanya.

Ia menilai setiap warga negara harus memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, pemerataan hasil pertumbuhan ekonomi menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

Tiga Pilar Kesejahteraan Buruh

Selain pemerataan ekonomi, Said Iqbal menegaskan bahwa kesejahteraan buruh harus bertumpu pada tiga aspek utama, yakni kepastian kerja, kepastian pendapatan, dan jaminan sosial.

Menurutnya, ketiga aspek tersebut akan menjadi bahan masukan kepada Presiden dalam merumuskan berbagai kebijakan ketenagakerjaan.

“Tiga hal inilah yang akan kami fokuskan, memberikan saran-saran, pendapat, dan analisis kebijakan kepada Presiden terkait dengan kesejahteraan buruh,” tambahnya.

Dorong Upah Layak dan Perlindungan Pekerja Migran

Said Iqbal juga berencana menyampaikan berbagai pandangan mengenai penerapan upah layak bagi pekerja. Selain itu, ia menyoroti pentingnya perlindungan bagi pekerja migran Indonesia yang masih membutuhkan perhatian negara.

Baca Juga :  Waktu Tempuh Jalan Alternatif Bayang-Alahan Panjang 1,5 Jam

Menurutnya, berbagai persoalan tersebut akan dibahas melalui koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait sebelum disampaikan kepada Presiden sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

“Hal-hal ini yang akan kami sampaikan kepada Bapak Presiden dalam bentuk saran, pendapat, gagasan, dan menganalisis kebijakan. Tentu saya akan mendatangi beberapa menteri untuk mendiskusikan,” ujarnya.

Perkuat Komitmen Pemerintah terhadap Buruh

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).

Penunjukan Said Iqbal diharapkan memperkuat komitmen pemerintah dalam menciptakan hubungan industrial yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan pekerja, serta memastikan hasil pertumbuhan ekonomi nasional dapat dinikmati lebih luas oleh seluruh lapisan masyarakat. (*/BPMI Setpres)

Berita Terkait

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak
Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan
Hadapi Kekeringan dan Karhutla, Kemenag Ajak Umat Islam Salat Istisqa
Operasi Patuh 2026 Dimulai Hari Ini, Korlantas Polri Utamakan Edukasi dan Keselamatan
Kapolri Ungkap Laboratorium Sabu di Aceh, Hampir 1,2 Ton Narkotika Disita
BGN Kembalikan Rp160,37 Miliar ke Kas Negara, Tindak Lanjuti Temuan BPK
MUI Desak Pemerintah Segera Putuskan Nasib Konser Andrea Bocelli di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru