Surabaya, Javanusa—Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat menemukan inspirasi baru berwisata dalam menyambut liburan sekolah 2026 melalui BBWI Travel Fair x BINA 2026. Kegiatan ini berlangsung di Tunjungan Plaza, Surabaya, pada 15–17 Mei 2026.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan pentingnya liburan sekolah sebagai momen edukatif. Ia mendorong masyarakat mengenal budaya, alam, dan kehidupan Indonesia lebih dekat.
“Liburan sekolah bisa menjadi momen untuk mengenal lebih dekat budaya, alam, dan masyarakat Indonesia. Sering kali kita tidak menyadari, ada banyak tempat indah yang dekat dengan kita, tetapi belum pernah dieksplorasi. Kami ingin mengajak masyarakat menemukan pengalaman baru melalui perjalanan yang lebih dekat, fleksibel, dan tetap berkesan,” kata Widiyanti di Jakarta, Jumat (15/5/2026).
Angkat Tema Kampung Main Indonesia
Kemenpar mengusung kampanye “Liburan Cara Baru” dalam program ini. Kemenpar mendorong wisata domestik yang relevan dengan kebutuhan keluarga modern.
Program ini menawarkan berbagai pilihan perjalanan. Opsi wisata meliputi short escape, wisata edukasi anak, perjalanan darat antar kota, hingga eksplorasi desa wisata. Kemenpar juga menghadirkan pengalaman budaya dan kuliner lokal bersama keluarga.
“BBWI Travel Fair x BINA 2026” mengangkat tema “Cerita Liburan Sekolah”. Acara ini mengusung konsep “Kampung Main Indonesia”.
Hadirkan Pengalaman Wisata Interaktif
Kemenpar berkolaborasi dengan Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO). Program ini juga melibatkan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur.
Pameran ini menghadirkan pengalaman wisata interaktif untuk keluarga. Masyarakat Surabaya dan Jawa Timur dapat menikmati permainan tradisional. Aktivitas ini memperkuat interaksi keluarga di ruang publik.
Anak-anak juga mengikuti aktivitas kreatif dan edukatif. Pengunjung dapat merasakan eksplorasi destinasi secara imersif. Kemenpar menawarkan paket wisata terjangkau dan fleksibel.
Mitra Pariwisata Tawarkan Paket Perjalanan Lengkap
Kemenpar melibatkan mitra strategis lintas sektor. Mitra tersebut meliputi agen perjalanan, operator destinasi, transportasi, dan pengelola atraksi wisata.
Sejumlah mitra turut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Di antaranya Wisata Sekolah, Taman Safari Group, Jakarta Aquarium, Enchanting Valley, KidZania, Jatim Park, KAI Group, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Desa Wisata Ketapanrame, Sekolah Diving Banyuwangi, serta pelaku industri pariwisata Jawa Timur dan Karawang.
Kemenpar menargetkan keluarga muda perkotaan dan anak sekolah. Program ini membantu masyarakat menemukan inspirasi perjalanan yang sesuai anggaran.
Liburan Cara Baru Jawab Kebutuhan Keluarga Modern
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini menjelaskan konsep baru ini. Ia menilai masyarakat kini lebih selektif dalam merencanakan pengeluaran wisata.
“Liburan bukan hanya soal pergi jauh, tetapi tentang menciptakan pengalaman bersama yang bermakna. Karena itu, kami menggandeng berbagai mitra strategis lintas sektor untuk menghadirkan inspirasi perjalanan yang lebih terjangkau, fleksibel, namun tetap menyenangkan,” kata Made.
Kemenpar Hadirkan Platform AI MaIA dan Destinasi Unggulan
Kemenpar juga menghadirkan MaIA, platform digital berbasis kecerdasan buatan di Indonesia.Travel. Platform ini membantu masyarakat mencari destinasi, agenda, dan ide perjalanan sesuai kebutuhan keluarga.
Selain itu, Kemenpar mempromosikan destinasi unggulan Indonesia. Destinasi tersebut meliputi Danau Toba, Candi Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan berbagai destinasi lainnya di Indonesia.
Melalui kampanye “Liburan Cara Baru”, Kemenpar mengajak masyarakat melihat Indonesia sebagai ruang pengalaman baru. Setiap perjalanan, termasuk yang singkat, dapat menjadi cerita liburan sekolah yang berkesan. (*/red)






