Pessel, Javanusa—Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan (Pessel) bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pessel mengintensifkan kolaborasi lintas sektor guna menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.
Pertemuan koordinasi itu berlangsung beberapa waktu lalu sebagai bagian dari upaya pencegahan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Kominfo Pessel, Wendi, Senin (26/1/2025), menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Pessel, khususnya jajaran Satlantas, atas inisiatif membangun sinergi dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam menghadirkan informasi yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat.
“Pemerintah daerah melalui Diskominfo mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polres Pessel, terutama Satlantas, yang telah mengajak kami berkolaborasi. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama,” ujar Wendi.
Ia menjelaskan, Diskominfo siap mendukung upaya Satlantas melalui penyebarluasan informasi dan edukasi tertib berlalu lintas dengan memanfaatkan berbagai kanal komunikasi resmi pemerintah, baik media sosial, website, maupun media publik lainnya.
Edukasi yang masif diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di jalan raya.
Wendi juga mengimbau masyarakat Pessel agar mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai standar, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan bersama.
“Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga demi keselamatan orang lain,” katanya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pessel, AKP Ade Saputra, SH, MH, menegaskan kolaborasi dengan Diskominfo merupakan bagian dari strategi menekan tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Pesisir Selatan, yang saat ini masih menjadi perhatian serius.
Berdasarkan data kepolisian, daerah tersebut termasuk salah satu daerah dengan tingkat kecelakaan yang relatif tinggi di Sumatera Barat.
AKP Ade Saputra menjelaskan dalam pertemuan beberapa waktu lalu tersebut pihaknya membahas rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) di sejumlah titik strategis, seperti ruas jalan dua jalur, persimpangan padat, dan lokasi rawan kecelakaan.
Pemantauan visual dinilai penting untuk mendukung pengawasan, penindakan, serta evaluasi penyebab kecelakaan lalu lintas.
“CCTV akan membantu kami memantau kondisi lalu lintas secara real time, sekaligus menjadi sarana pendukung dalam penegakan hukum dan pencegahan kecelakaan,” jelasnya beberapa waktu lalu.
Selain pengawasan, Kasat Lantas juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat, termasuk penertiban penggunaan knalpot tidak standar serta penanaman disiplin berlalu lintas sejak usia dini melalui peran sekolah dan kegiatan Polisi Cilik.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat dapat menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan di Pesisir Selatan. (niks)






