Padang, Javanusa—Persebaya Surabaya tampil sangat dominan saat mengalahkan Semen Padang FC dengan skor 7-0 dalam lanjutan BRI Super League 2025-2026 yang berlangsung di Stadion GOR H Agus Salim, Padang, Jumat (15/5/2026). Hasil ini menjadi salah satu kemenangan terbesar musim berjalan.
Sejak awal laga, Persebaya langsung menekan pertahanan Semen Padang FC. Mereka menguasai ritme permainan dan memaksa tuan rumah bertahan lebih dalam.
Gol Cepat Buka Keunggulan Bajul Ijo
Persebaya membuka skor pada menit ke-16 melalui Francisco Rivera. Ia memanfaatkan umpan matang Milos Raickovic dengan penyelesaian akurat.
Tiga menit kemudian, Persebaya kembali mencetak gol. Arief Catur Pamungkas berhasil menuntaskan umpan Rivera pada menit ke-19.
Situasi itu membuat Semen Padang FC kesulitan keluar dari tekanan. Dukungan suporter tuan rumah belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Gol Dianulir VAR dan Kartu Merah
Semen Padang FC sempat mencetak gol lewat Guillermo Fernandez pada menit ke-41. Namun, wasit menganulir gol setelah pemeriksaan VAR.
Keputusan tersebut membuat momentum tuan rumah kembali turun. Tidak lama kemudian, petaka datang bagi Semen Padang FC.
Ade Kristiano menerima kartu merah pada menit ke-61. Ia sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning dan melakukan pelanggaran keras.
Dominasi Persebaya di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Persebaya tampil semakin agresif. Bruno Moreira mencetak gol ketiga pada menit ke-50 melalui assist kedua Francisco Rivera.
Gol keempat lahir pada menit ke-63 lewat Mihailo Perovic. Ia memanfaatkan umpan Jefferson Silva dengan baik.
Persebaya kemudian memasukkan Bruno Paraiba pada menit ke-65. Pergantian ini langsung berdampak besar bagi tim tamu.
Hattrick Bruno Paraiba dan Pesta Gol
Bruno Paraiba mencetak gol penalti pada menit ke-67. Skor berubah menjadi 0-5 untuk keunggulan Persebaya.
Ia kembali mencetak gol pada menit ke-74 setelah menerima umpan Jefferson Silva. Lini belakang Semen Padang FC mulai kehilangan fokus.
Gol ketiga Bruno Paraiba hadir pada menit 90+3. Ia memanfaatkan assist Milos Raickovic untuk menutup laga dengan skor 0-7.
Statistik Pertandingan
Persebaya menguasai 59 persen penguasaan bola. Mereka juga mencatat sembilan tembakan dengan delapan tepat sasaran.
Semen Padang FC hanya melepaskan satu tembakan sepanjang pertandingan. Persebaya juga unggul dalam situasi bola mati dengan sembilan sepak pojok berbanding empat.
Tuan rumah menerima tiga kartu kuning dan satu kartu merah. Kondisi ini memperburuk performa mereka di laga kandang.
Evaluasi Kedua Tim
Persebaya menunjukkan efektivitas tinggi di lini depan. Mereka tampil klinis dalam memanfaatkan setiap peluang.
Sementara itu, Semen Padang FC perlu evaluasi menyeluruh. Kekalahan ini menjadi peringatan keras setelah bermain di kandang sendiri. (*/red)






