Semen Padang FC Masuk FIFA Registration Ban List Lagi, Manajemen Ungkap Sisa Utang Rp 4 Miliar

Penulis -

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semen Padang FC.

Semen Padang FC.

Padang, Javanusa—Semen Padang FC kembali menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam FIFA Registration Ban List.

Manajemen Kabau Sirah menjelaskan persoalan tersebut berkaitan dengan sisa kewajiban finansial dari periode kepengurusan sebelumnya yang mencapai Rp 4 miliar.

CEO Semen Padang FC, Muhammad Ammar Tsaqif Rosiade menjelaskan manajemen baru telah menyelesaikan kewajiban lama senilai Rp 9 miliar, tetapi kemudian menerima informasi mengenai tunggakan lain yang belum tuntas.

Persoalan ini menjadi perhatian karena FIFA Registration Ban List berkaitan dengan pembatasan pendaftaran pemain.

Namun, status sanksi yang berlaku terhadap Semen Padang FC beserta dampaknya terhadap aktivitas transfer masih perlu merujuk pada informasi resmi FIFA.

Manajemen Baru Semen Padang FC Lunasi Kewajiban Rp 9 Miliar

Muhammad Ammar menjelaskan manajemen baru langsung berfokus membangun skuad yang kompetitif untuk menghadapi kompetisi musim 2026/2027 setelah proses serah terima kepengurusan.

Pada awal masa transisi, manajemen menerima informasi mengenai kewajiban finansial dari periode sebelumnya senilai Rp 9 miliar.

Untuk menjaga operasional dan reputasi klub, manajemen kemudian mengupayakan dana talangan.

Langkah tersebut disertai kesepakatan pemilik klub, PT Semen Padang, akan mengganti dana talangan tersebut. Menurut keterangan manajemen, kewajiban senilai Rp 9 miliar itu telah mereka selesaikan sepenuhnya.

Meski demikian, persoalan finansial klub belum berakhir. Manajemen mengaku baru menerima informasi tambahan pada bulan sebelumnya mengenai sisa kewajiban sebesar Rp 4 miliar.

Sisa Utang Rp 4 Miliar Berkaitan dengan FIFA Registration Ban List

Manajemen menyebut tunggakan Rp 4 miliar tersebut berkaitan dengan munculnya nama Semen Padang FC dalam FIFA Registration Ban List.

Daftar tersebut berkaitan dengan sanksi pembatasan pendaftaran pemain yang FIFA jatuhkan kepada klub sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, kepastian mengenai status Semen Padang FC perlu mengacu pada data resmi FIFA.

Baca Juga :  Jalan Kelok 8 Maninjau Tertutup Material Longsor, Pengguna Kendaraan Diminta Waspada

Manajemen juga mengantisipasi kemungkinan munculnya kewajiban lain atau pembaruan sanksi dalam proses administrasi selanjutnya.

Namun, informasi mengenai dasar sanksi, rincian tunggakan, dan status terkini klub masih memerlukan konfirmasi melalui dokumen resmi.

Klarifikasi CEO menjadi dasar untuk memahami kronologi dan langkah penyelesaian yang manajemen sampaikan. Informasi tersebut perlu dibedakan dari konfirmasi resmi FIFA mengenai status sanksi klub.

PT Semen Padang Diajak Menyelesaikan Sisa Kewajiban

Untuk menuntaskan persoalan tersebut, manajemen Semen Padang FC mengaku telah menjalin koordinasi intensif dengan PT Semen Padang selaku pemilik klub.

Koordinasi itu berfokus pada penyelesaian sisa kewajiban Rp 4 miliar, sekaligus mengantisipasi kemungkinan adanya tagihan tambahan.

Manajemen menyatakan akan menangani persoalan finansial dari periode sebelumnya bersama pihak pemilik hingga tuntas.

Langkah ini diharapkan dapat menuntaskan kewajiban lama dan mencegah persoalan finansial mengganggu persiapan tim menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Penyelesaian tunggakan juga menjadi perhatian penting bagi klub, terutama karena status pendaftaran pemain dapat memengaruhi perencanaan skuad apabila sanksi FIFA masih berlaku.

Suporter Diminta Tetap Tenang, Target Juara Tidak Berubah

Di tengah perhatian publik terhadap FIFA Registration Ban List, manajemen meminta suporter Semen Padang FC tetap tenang.

Manajemen menegaskan tim masih berfokus mengejar target utama musim ini, yakni meraih gelar juara.

Sementara itu, manajemen terus berkoordinasi dengan PT Semen Padang untuk menyelesaikan sisa kewajiban finansial yang berasal dari periode sebelumnya.

Klarifikasi tersebut menjelaskan langkah yang manajemen ambil dalam menghadapi persoalan tersebut.

Meski begitu, kepastian mengenai pencabutan atau keberlanjutan sanksi, serta dampaknya terhadap pendaftaran pemain baru, tetap bergantung pada informasi resmi FIFA.

Dengan demikian, penyelesaian tunggakan menjadi salah satu hal penting yang perlu dituntaskan Semen Padang FC agar persiapan tim berjalan sesuai rencana. (*)

Baca Juga :  Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dipamerkan di Jakarta, Erick Thohir Ajak Publik Bersatu Dukung Timnas

Berita Terkait

Real Madrid Menang 1-0 atas Villarreal, Vinicius Junior Kartu Merah
Barcelona Tekuk Getafe 3-0, Blaugrana Kokoh di Puncak LaLiga
MU Gagal Menang atas 10 Pemain Tottenham, Gol Menit ke-92 Paksa Skor 1-1
Inter Milan Hajar Parma 3-0, Nerazzurri Kokoh di Puncak Klasemen Liga Italia
Atletico Madrid Tekuk Alaves 2-1, Gol Cristian Romero Bawa Los Rojiblancos ke Posisi Kedua
Chelsea Hajar Bournemouth 5-1, Joao Pedro dan Jordan Henderson Borong Dua Gol
Emil Audero Dapat Guard of Honour dari Rayo Vallecano Usai Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
181 Atlet dari 15 Daerah Bersaing di Cabor Kickboxing Porprov Sumbar 2026

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Satbrimob Polda Sumbar Siagakan Posko Kesehatan dan SAR di Lokasi Banjir Lumin Park

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Kunjungi Pengungsi Banjir di Masjid Al-Hijrah, Kapolda Sumbar Pastikan Keselamatan Warga dan Serahkan Bantuan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Banjir Lumin Park Padang, Ratusan Personel Dikerahkan Evakuasi Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Bank Nagari Salurkan 400 Bungkus Nasi untuk Korban Banjir di Padang

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Hujan Deras Ganggu Distribusi Air Bersih di Padang, Sejumlah Intake Terdampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Padang, Fadly Amran Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Warga

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Manfaatkan Terminal Koto Lalang Atasi Antrean Truk BBM SPBU Bandar Buat

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Mahyeldi Jajaki Kerja Sama Bank Tanah, Bukit Gombong Berpotensi untuk Reforma Agraria

Berita Terbaru