Padang, Javanusa—Ribuan warga Padang dari lintas agama, pelajar tingkat SMP dan SMA, ASN, hingga komunitas lingkungan berbaur dalam kegiatan senam bersama dan aksi bersih pantai di kawasan Pantai Padang, Sabtu (2/8/2025) pagi.
Kegiatan ini menegaskan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang.
Dengan penuh antusias, peserta mengikuti senam di bibir pantai, lalu melanjutkan aksi memunguti sampah sepanjang garis pantai. Pelajar, tokoh lintas agama, ASN, serta relawan lingkungan bergerak bersama dalam suasana akrab.
Wujud Nyata Peringatan HJK
Kegiatan kolaboratif ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-356. Tidak hanya menjadi simbol kecintaan terhadap kota, kegiatan ini juga menunjukkan bahwa semangat toleransi dan kepedulian lingkungan dapat diwujudkan melalui aksi nyata.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengapresiasi sinergi yang terbangun.
“Peringatan HJK ke-356 terasa istimewa. Bukan hanya dirayakan dengan kemeriahan, tapi juga dengan aksi nyata yang menggerakkan semua pihak. Ini bukti bahwa Kota Padang kuat dalam kebersamaan tanpa diskriminasi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya merawat nilai toleransi, kebersihan, dan kolaborasi untuk membangun masa depan kota.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan pantai, tapi juga memperkuat persatuan dan rasa memiliki terhadap kota yang kita cintai,” tambahnya.
Kota Toleran dan Damai
Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Padang, Prof. Dr. H. Salmadanis, menilai kegiatan ini mencerminkan suasana damai serta saling menghargai antarwarga.
“Senam dan bersih pantai bukan hanya bagian dari peringatan HJK ke-356 dan jelang HUT RI ke-80, tetapi juga menegaskan Padang sebagai kota toleran, kompak, dan damai. Inilah kekuatan kita,” tuturnya.
Kegiatan ini digagas FKUB Kota Padang bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama Kota Padang, dan didukung Forkopimda serta perangkat daerah. Turut hadir Plh Sekda Kota Padang Corri Saidan, Asisten II Didi Aryadi, kepala OPD, tokoh lintas agama, serta ratusan pelajar dan relawan dari berbagai elemen masyarakat. (*/red)






