Sering Pusing Setelah Makan? Kenali Penyebabnya, Cara Mengatasinya, dan Tanda Harus ke Dokter

Penulis -

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Wanita mengalami sakit kepala setelah makan. (Foto: AI Generate)

Ilustrasi Wanita mengalami sakit kepala setelah makan. (Foto: AI Generate)

Javanusa.com—Pusing atau sakit kepala yang muncul setelah makan bukan kondisi yang boleh selalu dianggap sepele.

Keluhan ini dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari migrain hingga tekanan darah tinggi. Mengenali penyebabnya penting agar penanganan yang dilakukan sesuai dengan kondisi yang mendasarinya.

Rasa pusing atau sakit kepala setelah makan dapat muncul dengan sensasi berdenyut atau nyeri tajam. Pada sebagian orang, keluhan ini terjadi sesekali, tetapi ada juga yang mengalaminya berulang.

Beberapa kondisi berikut dapat menjadi pemicunya.

1. Migrain

Migrain menjadi salah satu penyebab yang cukup sering dikaitkan dengan sakit kepala setelah makan. Kondisi ini biasanya menimbulkan nyeri berdenyut pada satu sisi kepala.

Sejumlah makanan diketahui dapat memicu kambuhnya migrain. Di antaranya yoghurt, keju, krim asam, hati ayam, kecap, daging olahan, hingga buah jeruk. Kandungan tiramin yang terdapat pada beberapa produk susu fermentasi menjadi salah satu pemicu yang paling dikenal.

Selain nyeri kepala, penderita migrain juga dapat mengalami mual, muntah, sensitif terhadap cahaya, bahkan merasa hampir pingsan.

Apabila Anda mengetahui jenis makanan yang memicu migrain, menghindarinya menjadi langkah pencegahan yang paling efektif.

2. Hipertensi

Tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan kepala terasa pusing setelah makan, terutama jika makanan yang dikonsumsi mengandung natrium atau garam dalam jumlah tinggi.

Saat kadar natrium meningkat, tubuh menahan lebih banyak cairan di dalam pembuluh darah. Kondisi ini membuat volume darah bertambah sehingga tekanan darah ikut meningkat dan memicu keluhan sakit kepala atau pusing.

Bagi penderita hipertensi, membatasi asupan garam setiap hari dan menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter menjadi langkah penting untuk mengendalikan tekanan darah.

Cara Mengatasi Pusing Setelah Makan

Penanganan pusing setelah makan perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Namun, beberapa perubahan gaya hidup berikut dapat membantu mengurangi risiko munculnya keluhan.

Baca Juga :  Maigus Nasir: Pembangunan Kota Padang Harus Sejalan dengan Pemenuhan Hak Masyarakat
1. Konsumsi makanan bergizi seimbang

Pola makan yang seimbang membantu tubuh memperoleh nutrisi secara optimal sekaligus mengurangi risiko munculnya sakit kepala setelah makan.

Hindari mengonsumsi makanan pemicu secara berlebihan, termasuk makanan tinggi natrium, minuman berkafein, dan alkohol apabila terbukti memperparah keluhan.

2. Perbanyak minum air putih

Kekurangan cairan atau dehidrasi juga dapat menyebabkan pusing. Karena itu, pastikan kebutuhan cairan tubuh terpenuhi dengan minum sekitar delapan gelas air putih setiap hari atau sesuai kebutuhan tubuh.

Tubuh yang terhidrasi dengan baik memiliki risiko lebih rendah mengalami sakit kepala akibat dehidrasi.

3. Makan dengan porsi kecil tetapi lebih sering

Mengonsumsi makanan dalam jumlah besar membuat tubuh membutuhkan lebih banyak energi dan aliran darah untuk proses pencernaan.

Sebaliknya, makan dalam porsi lebih kecil namun lebih sering dapat membantu meringankan kerja sistem pencernaan dan mengurangi kemungkinan munculnya pusing setelah makan.

Kapan Harus Diperiksakan ke Dokter?

Pusing yang hanya terjadi sesekali belum tentu menandakan penyakit serius. Namun, konsultasi dengan tenaga medis diperlukan apabila keluhan:

    • Terjadi berulang.
    • Muncul secara tiba-tiba.
    • Mengganggu aktivitas sehari-hari.
    • Bertahan dalam waktu lama.
    • Tidak diketahui penyebabnya.

Segera cari pertolongan medis darurat apabila pusing disertai gejala berikut:

    • Nyeri dada atau sakit kepala yang sangat hebat.
    • Detak jantung sangat cepat atau tidak teratur.
    • Mati rasa atau kelemahan pada lengan, tungkai, atau wajah.
    • Sulit berjalan.
    • Sesak napas.
    • Pingsan atau kejang.
    • Gangguan penglihatan atau pendengaran.
    • Kebingungan atau bicara pelo.
    • Muntah terus-menerus.

Jika keluhan tidak kunjung membaik atau semakin berat, segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang tepat. (*)

Berita Terkait

Benarkah Kacang Tanah Pemicu Asam Urat? Cek Fakta dan Porsi Amannya
Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sering Kurang Tidur? Kenali Gejala, Dampak Kesehatan dan Cara Mengatasinya
7 Pilihan Lauk untuk Penderita Darah Tinggi, Sehat dan Mudah Diolah
Anak Makan Banyak tapi Tetap Kurus? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya
Benarkah Nanas Bisa Meredakan Batuk? Ini Penjelasan dan Faktanya
7 Cara Alami Meredakan Ambeien Tanpa Obat, Efektif Kurangi Nyeri dan Bengkak
7 Minuman yang Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol, dari Teh Hijau hingga Susu Kedelai

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Fortuna Sittard Singkirkan Sparta Rotterdam, Justin Hubner Cs Lolos ke Babak Kedua Piala KNVB

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:55 WIB

AC Milan Dibantai Bologna 2-4 di San Siro, Samuel Mbangula Cetak Hattrick

Berita Terbaru

Sumsel United siap menghadapi Semen Padang di Pegadaian Championship 2026/2027. (Foto: ileague.id)

Liga 2

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Okt 2026 - 18:26 WIB