Sering Terpapar Matahari? Ini 5 Cara Melindungi Kulit dari Sinar UV

Penulis -

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi terpapar sinar UV. (Foto: AI Generated)

Ilustrasi terpapar sinar UV. (Foto: AI Generated)

Javanusa.com—Aktivitas di luar ruangan membuat kulit berhadapan langsung dengan paparan sinar ultraviolet (UV).

Jika terjadi berulang dalam waktu lama, paparan tersebut dapat memengaruhi kesehatan kulit dan mempercepat munculnya berbagai tanda kerusakan.

Sinar matahari menjadi sumber utama radiasi UV yang diterima manusia. Mengutip nursingcecentral.com, sekitar 95 persen radiasi UV yang mencapai permukaan Bumi berupa UVA, sedangkan sekitar 5 persen lainnya merupakan UVB.

Keduanya dapat memberikan dampak terhadap kulit. Paparan berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar, kusam, mengalami penuaan dini, hingga merusak lapisan pelindung kulit.

Risiko tersebut tidak hanya muncul ketika matahari terasa terik. Sinar UV tetap dapat mencapai kulit saat cuaca mendung. Paparan juga bisa terjadi ketika seseorang berada di dalam ruangan dekat jendela yang terkena cahaya matahari.

Karena itu, perlindungan kulit perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, terutama bagi orang yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan.

Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk membantu melindungi kulit dari sinar UV:

1. Perhatikan Waktu Beraktivitas di Bawah Matahari

Intensitas radiasi UV berubah sepanjang hari. Pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 hingga 10.00, paparan umumnya lebih rendah dibandingkan periode menjelang siang.

Setelah pukul 10.00, intensitas sinar matahari biasanya meningkat. Kondisi ini membuat kulit menghadapi paparan UV yang lebih kuat dan dapat meningkatkan risiko sunburn serta kerusakan kulit.

Jika ingin menikmati aktivitas pagi, pilih waktu sebelum pukul 09.00. Pertimbangan ini juga penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan cuaca panas atau kawasan pesisir.

2. Gunakan Pakaian dengan Perlindungan UV

Sunscreen bukan satu-satunya cara untuk mengurangi paparan sinar UV. Pakaian juga dapat memberikan perlindungan tambahan ketika seseorang harus berada di bawah matahari.

Baca Juga :  7 Manfaat Air Timun untuk Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

Jaket dengan fitur UV protection dirancang untuk membantu mengurangi penetrasi sinar ultraviolet melalui kain. Pilih bahan yang ringan dan memiliki sirkulasi udara baik agar tetap nyaman digunakan.

Pilihan tersebut cocok untuk berbagai kegiatan. Misalnya, saat commuting, traveling, berjalan kaki, atau melakukan olahraga outdoor.

3. Pilih Sunscreen dengan SPF 30 atau Lebih

Penggunaan sunscreen menjadi salah satu langkah penting dalam rutinitas perlindungan kulit. Pilih produk dengan SPF 30 atau lebih dan aplikasikan secara merata pada area kulit yang terpapar.

Pemakaian juga perlu dilakukan secara konsisten. Jika aktivitas berlangsung lama di luar ruangan, aplikasikan kembali sunscreen sesuai kebutuhan dan petunjuk pada produk.

Perlindungan ini membantu mengurangi dampak paparan UV pada kulit. Namun, sunscreen sebaiknya tetap dipadukan dengan pakaian pelindung dan kebiasaan menghindari paparan matahari berlebihan.

4. Pastikan Tubuh Mendapat Cukup Cairan

Berada di bawah terik matahari dalam waktu lama dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak. Kondisi tersebut dapat membuat tubuh terasa tidak nyaman dan kulit terasa lebih kering.

Memenuhi kebutuhan cairan membantu menjaga kondisi tubuh selama beraktivitas. Air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Kebutuhan setiap orang berbeda sesuai aktivitas dan kondisi tubuh. Sebagai gambaran, asupan sekitar 2 hingga 3 liter per hari dapat menjadi acuan umum, tetapi kebutuhan individual tetap perlu diperhatikan.

5. Rawat Kulit secara Rutin

Perlindungan kulit tidak berhenti ketika seseorang selesai beraktivitas di luar ruangan. Perawatan rutin membantu menjaga kebersihan, kelembapan, dan kondisi lapisan kulit.

Perawatan sederhana dapat mencakup pembersihan kulit dan penggunaan pelembap. Produk berbahan lidah buaya juga kerap digunakan untuk membantu memberikan sensasi menenangkan dan menjaga kelembapan kulit.

Baca Juga :  7 Cara Mengatasi Rambut Lepek dan Bau agar Tetap Segar Seharian, Mudah Dilakukan di Rumah

Bahan alami lain, seperti bengkoang dan yoghurt, juga sering digunakan dalam perawatan kulit. Namun, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi masing-masing kulit.

Perlindungan Kulit Perlu Dilakukan Konsisten

Paparan sinar UV merupakan bagian yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Meski demikian, risikonya dapat dikurangi dengan menerapkan perlindungan secara konsisten.

Mengatur waktu beraktivitas, memakai pakaian pelindung, menggunakan sunscreen, menjaga kecukupan cairan, dan merawat kulit dapat menjadi langkah sederhana. Kebiasaan tersebut membantu menjaga kulit tetap sehat saat aktivitas sehari-hari menuntut lebih banyak waktu di luar ruangan. (*)

Berita Terkait

Bintik Kasar Seperti Kulit Ayam di Lengan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
5 Kesalahan Menggunakan Obat Jerawat Alami yang Bisa Merusak Kulit
6 Layanan Estetik yang Populer, Bagaimana Hukum Halalnya Menurut Islam?
Jerawat Pasir di Wajah Sulit Hilang? Ini 5 Cara Mengatasinya dengan Aman
Mengapa Pori-Pori Wajah Membesar? Ini Penyebab dan Cara Merawatnya
Beda Manicure dan Pedicure serta Tips Aman Melakukannya
Micellar Water vs Cleansing Oil, Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit?
Benarkah Telur Bisa Memicu Jerawat? Ini Penjelasannya

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Progres Flyover Sitinjau Lauik I Capai 35,275 Persen, Jembatan 1 Rampung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Pemerintah Siapkan Storage di Dalam Negeri, Impor Crude Tak Lagi Mampir ke Negara Lain

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:02 WIB

Pemko Padang Lengkapi Fasilitas Basement Blok II dan III Pasar Raya, Pedagang Diminta Mulai Berjualan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Tekan Gejolak Harga Pangan, Pemerintah Gelar GPM Serentak di 38 Provinsi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gerakan Pangan Murah Payakumbuh, Cabai Merah Dijual Rp50 Ribu per Kg

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Pemko Padang dan UPTD PPD Padang Perkuat Sinergi, Optimalkan PAD Lewat Inovasi Layanan Pajak Kendaraan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gandeng BRI, Pemko Padang Pacu PAD Lewat Digitalisasi Retribusi dan Pajak Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WIB

Optimalkan PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Padang Jajaki Kerja Sama dengan BRI

Berita Terbaru