Siaga El Nino Godzilla 2026, Pemko Payakumbuh Siapkan Strategi Air, Pangan dan Kesehatan

Penulis -

Kamis, 30 April 2026 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta. (Foto: MC Payakumbuh)

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta. (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kemarau ekstrem tahun 2026 akibat fenomena El Nino berkekuatan besar atau dikenal sebagai “El Nino Godzilla”.

“Fenomena El Nino ‘Godzilla’ diprediksi melanda Indonesia pada April hingga Oktober 2026 dan berpotensi memicu kemarau panjang, suhu panas ekstrem, kekeringan, hingga risiko kebakaran hutan,” kata Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta.

Ia menjelaskan, istilah “Godzilla El Nino” merujuk pada pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang mencapai 2–3 derajat Celsius di atas normal dan berpotensi memperparah kekeringan.

“Kondisi ini harus kita waspadai bersama karena dampaknya bisa meluas, mulai dari sektor pertanian hingga kesehatan masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan hasil video conference koordinasi nasional pada 14 April 2026, pemerintah memprediksi musim kemarau di Sumatera Barat mulai terjadi pada Juni dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.

“Kita tidak boleh menunggu dampaknya terasa. Semua pihak harus bergerak sejak sekarang untuk melakukan mitigasi,” tegasnya.

Penguatan Koordinasi dan Infrastruktur Air

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah mengoptimalkan posko siaga bencana serta memperkuat koordinasi lintas sektor.

“Posko siaga harus aktif, koordinasi harus berjalan, dan langkah mitigasi harus dilakukan secara terukur,” katanya.

Pemko Payakumbuh juga mengarahkan instansi teknis melakukan audit saluran irigasi dan normalisasi embung guna menjaga cadangan air.

“Ketersediaan air menjadi kunci. Karena itu, kita harus pastikan irigasi berfungsi optimal dan cadangan air tetap terjaga,” ujarnya.

Strategi Ketahanan Pangan

Di sektor pangan, pemerintah mendorong pemantauan rutin stok di pasar untuk mengantisipasi lonjakan harga serta mengimbau petani mempercepat jadwal tanam.

“Kita ingin produksi tetap terjaga, sehingga perlu percepatan tanam sebelum debit air turun drastis,” kata Zulmaeta.

Baca Juga :  Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemko Payakumbuh Tekankan Persatuan dan Sinergi Pembangunan

Selain itu, petani didorong menggunakan varietas genjah dan memprioritaskan distribusi air pada fase kritis tanaman dengan dukungan pompanisasi.

“Varietas cepat panen menjadi solusi agar petani tetap bisa berproduksi di tengah ancaman kemarau panjang,” ujarnya.

Antisipasi Dampak Kesehatan

Di bidang kesehatan, pemerintah mengingatkan potensi peningkatan kasus ISPA, dehidrasi ekstrem, serta penyakit menular, sekaligus meminta masyarakat menjaga sanitasi.

“Kita harus waspada terhadap dampak kesehatan, terutama ISPA dan dehidrasi, serta terus menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.

Peran Masyarakat dan Pencegahan Karhutla

Kepada masyarakat dan sektor swasta, Pemko Payakumbuh mengajak membudayakan penghematan air dan energi listrik serta mengonsumsi pangan lokal non-beras.

“Langkah sederhana seperti hemat air dan energi akan sangat membantu menghadapi kondisi ini,” ujar Zulmaeta.

Pemerintah juga menegaskan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, termasuk pembakaran sampah dan pembuangan puntung rokok sembarangan.

“Kami tegaskan, tidak boleh ada pembakaran lahan maupun sampah karena berisiko memicu kebakaran yang lebih besar,” katanya.

Zulmaeta berharap seluruh pemangku kepentingan menjalankan langkah antisipatif secara disiplin dan bertanggung jawab.

“Jika kita bergerak bersama sejak dini, dampak El Nino ekstrem ini bisa kita tekan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:28 WIB

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG

Kamis, 29 Oktober 2026 - 23:55 WIB

BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Bareskrim Tangani Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru