Kepala BKKBN Provinsi Sumbar Fatmawati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang terjalin baik antara pemerintah, BUMN, serta masyarakat dalam mendukung program ini.
Menurutnya, ketersediaan air bersih sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadi langkah strategis dalam mengurangi angka stunting, khususnya di Kecamatan Lubuk Begalung.
“Dengan adanya akses air bersih yang mudah, kami berharap keluarga-keluarga di sini bisa hidup lebih sehat dan bebas dari risiko stunting. Kerjasama antara pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat ini merupakan bukti nyata bahwa kita bisa bergerak bersama untuk mencapai tujuan bersama,” ujar Fatmawati.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses air bersih.
Program ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Sumbar dan sekitarnya dalam mendukung pengentasan stunting di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan yang strategis ini, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar turut didampingi oleh rombongan Satgas Stunting dan Ketua Tim Kerja di Perwakilan BKKBN Provinsi Sumbar.
Sebelumnya, Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir mengatakan pembuatan sumur bor ini bukan hanya untuk menyediakan air bersih, tetapi juga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Lebih dari itu, program ini sejalan dengan upaya Kecamatan Lubuk Begalung dalam percepatan penurunan Stunting (PPS). Dengan tersedianya air bersih yang memadai, keluarga-keluarga berisiko stunting (KRS) akan mendapatkan asupan gizi dan sanitasi yang lebih baik, mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak mereka.
“Proyek ini adalah wujud nyata dari komitmen kita untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Air bersih adalah hak dasar setiap individu, dan melalui sumur bor ini, kami berharap semua warga, terutama anak-anak, dapat tumbuh dengan sehat dan optimal,” ujarnya. (*/jn01)
Halaman : 1 2






