Sirine Gempa dan Tsunami Berbunyi, 800-an Siswa SMPN 25 Padang Selamatkan Diri

Penulis -

Jumat, 26 April 2024 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMPN 25 Padang berlarian menyelamatkan diri keluar kelas saat mendengar sirine gempa dan tsunami, Jumat (26/4/2024). (Foto: Diskominfo Padang)

Siswa SMPN 25 Padang berlarian menyelamatkan diri keluar kelas saat mendengar sirine gempa dan tsunami, Jumat (26/4/2024). (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Jam di dinding menunjukkan pukul 10.00 WIB. Sedang asyik belajar, siswa di SMPN 25 Padang dikagetkan dengan gempa dan bunyi sirine.

Seluruh siswa tidak panik. Mereka kemudian menyelamatkan diri ke bawah meja. Melindungi kepala. Begitu gempa berhenti, seluruh siswa berlari ke luar kelas menuju titik kumpul di lapangan depan kelas mereka.

Di titik kumpul ini telah berkumpul sekitar 770 siswa ditambah dengan guru dan perangkat sekolah lainnya. Melihat gedung aman dan ada peringatan tsunami, mereka kemudian menaiki lantai empat gedung sekolah itu.

Kepala mereka diamankan dengan tas masing-masing. Tak sampai beberapa menit, semuanya mencapai shelter di atas gedung sekolahnya.

“Jangan panik ya, tetap berzikir dan berdoa,” ujar Kepala SMPN 25 Padang Lilis Suwarti kepada anak didiknya.

Semuanya tenang. Duduk di lantai shelter sambil menunggu peringatan tsunami selesai. Sekitar 45 menit setelah itu, mereka kembali turun ke bawah.

Begitulah suasana simulasi gempa dan tsunami yang diadakan pada Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2024 di Kota Padang, Jumat (26/4/2024).

Seluruh siswa SMPN 25 yang sudah dibekali mitigasi bencana nampak tidak panik. Mereka menyelamatkan diri dengan baik. Bahkan, sejumlah warga, siswa sekolah lain dari SD dan SMAN 1 juga ikut naik ke shelter sekolah mereka pada pagi itu.

“Ada sekitar 900-an orang yang berada di shelter kita saat peringatan HKBN ini,” ungkap Lilis Suwarti.

SMPN 25 ditunjuk sebagai salah satu sekolah yang melaksanakan simulasi penyelamatan diri dari bencana pada HKBN kali ini. Ada 770 siswa dan 63 guru dan pegawai di sekolah ini. Termasuk dari sekolah lain.

“Anak-anak terlihat sudah menjalankan evakuasi sebaik-baiknya,”terang Lilis.

Baca Juga :  Kepala BGN Sudaryono: SPPG Tak Penuhi Standar Program MBG Akan Ditutup

Shelter di SMPN 25 terdapat di tiga gedung sekolah itu. Shelter di ketiga gedung mampu menampung 2000 warga dan siswa.

“Di gedung A dan B mampu menampung 1.200 orang, sementara di gedung C menampung 800 orang,” beber Kepala SMPN 25 itu.

Apresiasi SMPN 25 Padang

Sementara, Direktur Eksekutif KOGAMI Kota Padang, Patra Rina Dewi mengapresiasi seluruh siswa SMPN 25 dan guru yang telah terlibat sesuai prosedur yang telah disepakati sebelumnya. Seluruh siswa begitu antusias melakukan evakuasi, mulai dari prosedur penyelamatan diri dari gempa dan evakuasi sekolah sendiri.

“Kami melihat antusias kepala sekolah untuk menjadikan sekolahnya sebagai sekolah perubahan,” jelasnya.

Menurutnya, semangat dari kepala sekolah inilah yang harus dimiliki oleh kepala sekolah lainnya di Kota Padang. Dimana seorang kepala sekolah memiliki energi positif dalam membangun budaya siaga bencana di satuan pendidikan mereka masing-masing.

“KOGAMI berharap Dinas Pendidikan sebagai penanggung jawab satuan pendidikan untuk terus rutin melakukan evakuasi dan mitigasi, tidak sebagai tugas saja, akan tetapi juga menjadi kesadaran dalam diri masing-masing,” sebutnya didampingi personil dari BPBD Kota Padang, Juliustin. (*/jn01)

Sumber Berita : FB Diskominfo Padang

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru