Padang, Javanusa—Sistem peringatan dini tsunami merupakan fasilitas yang penting dalam mendeteksi akan terjadinya bencana alam tsunami.
Informasi terkait sistem peringatan dini tsunami juga tak kalah penting untuk dipahami. Terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana gempa dan tsunami.
Kalaksa BPDB Hendri Zulviton mengatakan Kota Padang merupakan daerah rawan gempa dan tsunami. Sehingga masyarakat perlu memahami konsep evakuasi mandiri agar selamat dari ancaman bencana tersebut.
Pemko Padang melalui BPBD telah memasang alat peringatan dini/Early Warning System di Kota Padang. Alat ini memiliki daya jangkau serine hingga 1 kilometer.
Baca Juga: Pemko Padang Kerahkan Alat Berat Bersihkan Material Longsor
Pemko Padang melaksanakan uji coba sirine peringatan tsunami setiap bulan pada tanggal 26 pukul 10.00. Tanggal 26 dipilih untuk memperingati tsunami Aceh yang pernah terjadi pada tanggal 26 Desember 2006.
“Tujuan sirene tsunami ini kita bunyikan setiap bulan untuk pemeliharaan uji unjuk kerja dan kesiapsiagaan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sirine tersebut. Serta juga untuk memastikan alat tersebut berfungsi dengan baik,” jelasnya.
Ia berharap kepada masyarakat Kota Padang untuk tidak panik karena ini hanyalah uji coba perangkat Serine yang sudah ada.
Berikut 18 titik uji coba aktivasi sirine peringatan dini gempa dan tsunami.
- Hotel HW Kota Padang
- SMPN 2 Padang
- Asrama Brimob Padang Sarai
- Perumnas Pratama Bungus Teluk Kabung
- Plaza Andalas
- Mesjid Ash Habul Jannah Komp Lubuk Gading Pengembangan Kelurahan Lubuk Buaya
- Mesjod Nurul Yaqin Muhammadiyah Pasar Laban
- Mesjid Nurul Haq Parupuak Tabing
- Kantor Balaikota Padang (lama)
- Mesjid Baitturahmi Ulak Karang
- SMPN 25 Padang
- PU PS PAM Jalan S. Parman No. 28 Padang
- SD Tirtonardi Padang
- Komp Perum Air Tawar Jalan Merak (samping Puskesmas Air Tawar)
- Bank Nagari Siteba
- Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang
- Shelter Wisma Indah Ulak Karang 3
- Kantor Lurah Bungus Barat






