Siti Nurbaya Food Raih Terbaik II IHYA 2026, UMK Binaan KAI Sumbar Tembus Nasional

Penulis -

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siti Nurbaya Food, UMKM binaan PT KAI Divre II Sumbar raih terbaik II IHYA 2026. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Siti Nurbaya Food, UMKM binaan PT KAI Divre II Sumbar raih terbaik II IHYA 2026. (Foto: KAI Divre II Sumbar)

Padang, Javanusa—Siti Nurbaya Food, usaha mikro dan kecil (UMK) binaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumbar, meraih penghargaan Terbaik II Indonesia Halal Industry Awards (IHYA) 2026.

Prestasi ini memperkuat posisi produk halal lokal sekaligus membuka peluang bagi UMK daerah untuk bersaing di pasar yang lebih luas.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia memberikan penghargaan tersebut dalam subkategori Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Makanan Halal Terbaik.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya Siti Nurbaya Food dalam menjaga kualitas produk dan mengembangkan usaha makanan halal yang kompetitif.

Kementerian Perindustrian menyerahkan penghargaan tersebut saat mengunjungi Siti Nurbaya Food pada Kamis (15/10/2026).

Momentum ini bertepatan dengan partisipasi KAI dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten, pada 14–18 Oktober 2026.

KAI Dorong UMK Sumbar Tingkatkan Daya Saing

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengapresiasi keberhasilan Siti Nurbaya Food meraih penghargaan IHYA 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa UMK daerah memiliki potensi untuk menghasilkan produk berkualitas dan bersaing di tingkat nasional.

“Kami mengapresiasi prestasi Siti Nurbaya Food yang berhasil meraih Terbaik II IHYA 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa UMK daerah memiliki potensi besar untuk menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing,” ujar Reza.

Ia menjelaskan bahwa KAI Divre II Sumbar terus mendorong perkembangan usaha mitra binaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini membantu pelaku UMK meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.

Namun, pembinaan usaha perlu berjalan beriringan dengan inovasi dan konsistensi mutu. Pelaku UMK juga perlu memperkuat akses pemasaran agar mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Baca Juga :  Kemendag Dorong Produk Makanan dan Minuman Indonesia Perluas Pasar Global
Enam UMK Binaan KAI Ikuti Trade Expo Indonesia 2026

KAI memfasilitasi enam UMK mitra binaan dari berbagai wilayah operasional untuk mengikuti Trade Expo Indonesia 2026. Dua di antaranya berasal dari wilayah KAI Divre II Sumbar, yakni Siti Nurbaya Food dan Nastar Mutiara.

Pameran perdagangan berskala internasional ini memberikan kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan kepada calon pembeli. Mereka juga dapat membangun jejaring bisnis dan mempelajari kebutuhan pasar yang lebih luas.

Selain memperkuat promosi, partisipasi dalam TEI 2026 membuka peluang bagi UMK untuk menjajaki pasar ekspor. Interaksi dengan calon mitra bisnis dapat membantu pelaku usaha memahami persyaratan kualitas, kapasitas produksi, serta standar yang berlaku di pasar internasional.

Melalui fasilitasi tersebut, KAI berharap para mitra binaan dapat meningkatkan kualitas produk, memperkuat pengelolaan bisnis, dan mengembangkan kapasitas produksi. Kesiapan memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional juga menjadi perhatian dalam pengembangan usaha.

KAI Terima Penghargaan dari Kementerian Perdagangan

Selain mendukung UMK, KAI juga menerima penghargaan Partner Appreciation – In Recognition of Outstanding Contribution to Export Human Resource Development dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Penghargaan ini mengapresiasi kemitraan dan kontribusi KAI dalam mengembangkan sumber daya manusia ekspor. Kontribusi tersebut dilakukan melalui Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perdagangan (BPSDMP) Kementerian Perdagangan.

Penghargaan tersebut memperkuat komitmen KAI untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kompetensi pelaku usaha. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia penting agar UMK mampu mengelola bisnis secara profesional, mengembangkan produk, dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Pelanggan Kereta Api di Sumbar Naik 15,81 Persen

Peluang pengembangan UMK di Sumatera Barat juga berjalan seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Kondisi ini berpotensi mendukung promosi produk lokal kepada konsumen dari berbagai wilayah.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Perkuat Kompetensi Penjaga Perlintasan, Keselamatan Jadi Fokus Utama

KAI Divre II Sumbar melayani 1.731.760 pelanggan sepanjang Januari hingga September 2026. Angka tersebut meningkat sekitar 15,81 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, yang mencapai 1.495.310 pelanggan.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan bertambahnya mobilitas pengguna kereta api di Sumatera Barat. Meski demikian, pelaku UMK tetap membutuhkan strategi pemasaran yang tepat, mutu produk yang konsisten, dan pengelolaan usaha yang baik untuk memanfaatkan peluang ekonomi tersebut.

Karena itu, penguatan UMK menjadi salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, dan pengembangan jejaring bisnis dapat membantu usaha lokal tumbuh secara berkelanjutan.

KAI Harap Prestasi Siti Nurbaya Food Jadi Inspirasi

Reza berharap keberhasilan Siti Nurbaya Food meraih Terbaik II IHYA 2026 dapat memotivasi mitra binaan lainnya untuk terus berinovasi. Ia juga mendorong para pelaku UMK agar konsisten meningkatkan kualitas produk dan memperkuat daya saing usaha.

“Kami berharap prestasi Siti Nurbaya Food dapat menjadi inspirasi bagi UMK mitra binaan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya. KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga UMK semakin mandiri, mampu bersaing, dan memiliki kesempatan untuk menembus pasar yang lebih luas,” tutupnya.

Melalui program TJSL dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, KAI Divre II Sumbar berkomitmen mendukung pengembangan UMK secara berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumbar. (*)

Berita Terkait

5 Tips Menghindari Blind Spot saat Berkendara Motor, Pengendara Wajib Tahu
Beli Honda Supra GTR150 di Sumbar, Ada Potongan Harga hingga Rp1,11 Juta
DPRD Padang Kawal Hasil Uji BBM dan Penyelesaian 1.799 Aduan Konsumen
Pasar Murah di Nanggalo Padang Diserbu Warga, Harga Cabai Lebih Terjangkau
Jelang Wajib Halal 18 Oktober 2026, MUI Imbau Konsumen Hindari Produk Tanpa Label Halal
Yamaha Grand Filano Classy Artsy Challenge 2026, 50 Karya Ilustrasi Terbaik Dipamerkan di 3 Kota
Porprov Sumbar 2026 Dongkrak Omzet UMKM Padang, 32 Pelaku Usaha Difasilitasi
Pulihkan Usaha Pembudidaya di Solok, Pemprov Sumbar Salurkan 52 Ribu Bibit Ikan

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Gustami Hidayat Dorong Perempuan Sumbar Aktif Berpolitik dan Jadi Pemimpin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Dorong Produktivitas Pertanian, Muzli M. Nur Salurkan Bantuan Alsintan untuk Petani Pasaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Evi Yandri Dukung LLA-TJPHK V 2026, Siapkan Hadiah Rp106 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:44 WIB

Evi Yandri Dorong Ninik Mamak dan Bundo Kanduang Perkuat Ketahanan Keluarga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Berita Terbaru