Solsel Masuk Daerah Terbaik Tekan Stunting, Wabup Yulian Efi: Ini Soal Masa Depan Bangsa!

Penulis -

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wabup Solsel Yulian Elfi menghadiri Rapat Koordinasi Regional dan Advokasi Pencegahan Stunting 2025 yang digelar Setwapres RI, Rabu (9/10/2025) di Kota Padang. (Foto: Humas Pemkab Solsel)

Wabup Solsel Yulian Elfi menghadiri Rapat Koordinasi Regional dan Advokasi Pencegahan Stunting 2025 yang digelar Setwapres RI, Rabu (9/10/2025) di Kota Padang. (Foto: Humas Pemkab Solsel)

Padang, Solsel—Pemerintah Kabupaten Solok Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi menegaskan keberhasilan ini merupakan buah kerja keras lintas sektor yang konsisten dan terarah.

Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Koordinasi Regional dan Advokasi Pencegahan Stunting 2025 yang digelar oleh Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) RI, Rabu (9/10/2025) di Kota Padang.

Forum tersebut mempertemukan pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota se-Sumatera Barat untuk menyatukan langkah menuju Indonesia Emas 2045, dengan fokus mempercepat penurunan stunting secara berkelanjutan.

Berdasarkan data Setwapres RI, angka stunting nasional berhasil turun dari 37,2 persen (2013) menjadi 19,8 persen (2024). Pemerintah menargetkan angka itu terus menurun hingga 14,2 persen pada 2029 dan 5 persen pada 2045.

Sementara itu, di Sumatera Barat, prevalensi stunting menurun dari 29,9 persen (2018) menjadi 24,9 persen (2024).

Meski demikian, dalam tiga tahun terakhir penurunan tersebut cenderung stagnan, sehingga dibutuhkan strategi baru serta sinergi lintas sektor agar hasilnya lebih signifikan.

Solsel Torehkan Angka Terendah di Sumbar

Di tingkat kabupaten, Solok Selatan mencatat capaian luar biasa. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, angka stunting di daerah ini hanya 14,7 persen.

Bahkan, data Posyandu September 2023 menunjukkan penurunan hingga 10,2 persen, menjadikan Solok Selatan sebagai salah satu daerah dengan angka stunting terendah di Sumatera Barat.

“Kami tidak ingin puas dengan capaian ini. Fokus kami menjaga tren positif dan mencegah munculnya kasus baru,” ujar Wabup Yulian Efi dengan tegas.

Capaian tersebut tidak datang begitu saja. Pemerintah daerah berhasil menggerakkan kolaborasi aktif antara TPPS, Bappeda, Dinas Kesehatan, PKK, serta pemerintah nagari. Seluruh unsur bekerja memastikan program penurunan stunting berjalan efektif hingga tingkat keluarga.

Baca Juga :  Lisda Hendrajoni Ajak UMKM Pessel Urus Sertifikat Halal
Sinergi dan Komitmen Bersama

Dalam forum yang sama, seluruh kepala daerah di Sumatera Barat menandatangani Komitmen Bersama percepatan penurunan stunting.

Langkah ini menjadi wujud keseriusan daerah untuk bergerak serentak menekan angka stunting demi generasi sehat dan unggul.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan pentingnya pendekatan “by name, by address, by case, by intervention” agar program pencegahan stunting lebih tepat sasaran dan berdampak nyata di lapangan.

“Stunting bukan sekadar persoalan gizi, tapi tantangan peradaban yang harus kita jawab bersama,” tegas Mahyeldi.

Soal Masa Depan Bangsa

Mengakhiri pernyataannya, Wabup Yulian Efi menegaskan perjuangan menurunkan angka stunting bukan sekadar tugas administratif, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan bangsa.

“Anak-anak hari ini adalah generasi penerus Indonesia Emas. Kita tidak boleh membiarkan mereka kehilangan kesempatan tumbuh sehat dan cerdas,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru