Solusi Listrik Darurat Pascabanjir, Menteri ESDM Kirim 1.000 Genset dan 3.000 Kompor Gas ke Aceh-Sumatera

Penulis -

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melepas pengiriman 1.000 unit genset dan 3.000 unit kompor gas untuk warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (27/12). (Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia melepas pengiriman 1.000 unit genset dan 3.000 unit kompor gas untuk warga terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatera, Sabtu (27/12). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melepas pengiriman 1.000 unit genset dan 3.000 kompor gas lengkap dengan regulator dan selang untuk warga terdampak banjir di Aceh dan sejumlah wilayah Sumatera, Sabtu (27/12).

Pengiriman bantuan ini menjadi bagian dari respons cepat pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi pascabencana. Fokus utama bantuan adalah penyediaan listrik darurat dan sarana memasak bagi warga di lokasi terdampak.

1.000 Genset untuk Desa yang Belum Berlistrik

Genset disalurkan ke 224 desa di 10 kabupaten di Provinsi Aceh yang hingga kini belum teraliri listrik. Sebagian wilayah masih mengalami kerusakan jaringan akibat genangan banjir dan infrastruktur yang belum pulih.

Pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara. Sementara itu, kompor gas beserta perlengkapannya dikirim melalui pesawat kargo agar lebih cepat menjangkau lokasi.

“Atas arahan Presiden RI, hari ini Kementerian ESDM mengirim 1.000 unit genset berkapasitas rata-rata 5–7 KVA,” kata Bahlil di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Solusi Darurat hingga Infrastruktur Pulih

Bahlil menjelaskan, jaringan listrik tegangan tinggi di Aceh sebenarnya sudah kembali terhubung. Namun, kerusakan pada jaringan tegangan rendah membuat distribusi listrik ke rumah warga belum bisa dilakukan secara normal.

“Tegangan tinggi sudah terkoneksi dari backbone Sumatra, Arun, Bireuen, hingga Nagan Raya. Tetapi jaringan rendahnya masih banyak yang belum bisa dimasuki,” ujarnya.

Selama proses pemulihan berlangsung, genset menjadi solusi sementara untuk memastikan warga tetap mendapat akses listrik. Genset juga digunakan untuk melistriki tenda-tenda pengungsian.

Kementerian ESDM memastikan kebutuhan bahan bakar genset akan dipasok oleh PT Pertamina Niaga. Langkah ini agar masyarakat tidak terbebani biaya operasional pada tahap awal distribusi bantuan.

Baca Juga :  Pernyataan Sikap MUI Pasbar Terkait Keberadaan Imam Mahdi Palsu

Pemerintah juga terus memantau kondisi lapangan untuk menyesuaikan kebutuhan energi di wilayah terdampak banjir.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Erwin Sugiandi menegaskan kesiapan armada udara dalam mendukung pengiriman bantuan.

“Hari ini pesawat kami fokus mengirim genset dari Kementerian ESDM karena listrik adalah kebutuhan esensial masyarakat,” ujarnya.

Seluruh bantuan telah melalui proses pengecekan, pendataan, dan pengemasan sesuai standar logistik penerbangan.

Rincian Bantuan 3.000 Kompor Gas

Selain genset, pemerintah mengirim 3.000 unit kompor gas lengkap dengan regulator dan selang. Total berat bantuan kompor gas dan perlengkapannya mencapai hampir delapan ton.

Bantuan tersebut terdiri atas berbagai jenis dan ukuran kompor, serta 3.000 set regulator dan selang gas yang siap digunakan setibanya di lokasi.

Melalui pengiriman bantuan ini, Kementerian ESDM berharap dapat meringankan beban warga terdampak banjir Aceh dan Sumatera. Pemerintah menegaskan komitmen untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan merata. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru