Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Doni Harsiva Yandra Ingatkan Pentingnya Mitigasi

Penulis -

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra saat sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana di Nagari Koto Berapak. (Foto: Ist)

Ketua Komisi IV DPRD Sumbar, Doni Harsiva Yandra saat sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana di Nagari Koto Berapak. (Foto: Ist)

Pessel, Javanusa—Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Doni Harsiva Yandra, mengajak masyarakat Nagari Koto Berapak, Kabupaten Pesisir Selatan, meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Ia menekankan pentingnya mitigasi sejak dini agar masyarakat mampu mengurangi risiko dan melindungi keselamatan keluarga.

Ajakan tersebut disampaikan Doni saat menyosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana di Jalan Rumah Panjang Gunung Cerek, Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang, Minggu (18/10/2026).

Doni Tekankan Pentingnya Mitigasi Bencana

Doni menjelaskan bahwa kesiapsiagaan tidak cukup dilakukan ketika bencana terjadi. Masyarakat perlu membangun kebiasaan mengenali potensi bahaya dan memahami langkah pencegahan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kesadaran terhadap bencana perlu dibangun sejak dini. Masyarakat harus memahami bahwa kesiapsiagaan bukan hanya dilakukan ketika bencana datang, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan pengurangan risiko dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Doni.

Menurutnya, pengetahuan mengenai tindakan sebelum, saat, dan setelah bencana dapat membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat dalam situasi darurat.

Karena itu, ia menilai penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat. Keduanya memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang lebih aman dan tangguh.

“Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah memiliki peran dalam menyiapkan kebijakan dan penanganan, sementara masyarakat juga perlu mengambil bagian melalui peningkatan pengetahuan, kewaspadaan, serta kepedulian terhadap kondisi lingkungan,” katanya.

Perda Nomor 4 Tahun 2023 Jadi Landasan Penanggulangan Bencana

Sosialisasi tersebut memperkenalkan Perda Sumbar Nomor 4 Tahun 2023 sebagai landasan penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah. Regulasi ini mencakup upaya pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan darurat, hingga pemulihan pascabencana.

Dalam kegiatan itu, Sekretaris BPBD Provinsi Sumatera Barat, Ilham Wahab, S.Sos., turut hadir untuk mendukung penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Endarmi Cup I Resmi Bergulir, Jadi Ajang Pemanasan Atlet Menuju Porprov Sumbar 2026

Melalui sosialisasi tersebut, warga diharapkan mampu mengenali potensi ancaman di lingkungan masing-masing. Pemahaman ini menjadi bekal penting untuk menentukan tindakan yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Nagari Koto Berapak Lazuardi, Ketua Bamus Yurizal, tokoh masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda, pemudi, serta warga setempat.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat ini dinilai penting untuk memperluas edukasi kebencanaan. Pemerintah nagari, tokoh adat, dan generasi muda dapat membantu menyebarkan informasi hingga ke tingkat keluarga.

Libatkan Tokoh Adat dan Generasi Muda

Doni menilai tokoh masyarakat dan generasi muda memiliki peran strategis dalam menumbuhkan budaya sadar bencana. Keterlibatan mereka dapat memperkuat penyebaran informasi dan mendorong masyarakat lebih siap menghadapi keadaan darurat.

“Peran tokoh masyarakat dan generasi muda sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan budaya sadar bencana. Edukasi harus terus dilakukan agar masyarakat semakin siap, tidak panik ketika menghadapi keadaan darurat, serta mengetahui langkah yang harus diambil untuk melindungi keselamatan bersama,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa ketangguhan masyarakat bermula dari lingkungan terdekat. Warga dapat mengurangi risiko bencana dengan mengenali potensi bahaya, menjaga lingkungan, memahami jalur evakuasi, dan mengetahui akses informasi kebencanaan.

Langkah-langkah tersebut perlu menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar pengetahuan yang muncul ketika bencana mengancam.

Dorong Masyarakat Pesisir Selatan Lebih Siaga

Melalui sosialisasi Perda Penanggulangan Bencana, Doni berharap masyarakat Nagari Koto Berapak memahami regulasi sekaligus menerapkan pengetahuan kebencanaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menegaskan bahwa koordinasi, kepedulian, dan pemahaman bersama menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko serta dampak bencana.

“Harapan kita, masyarakat semakin peduli dan siap menghadapi berbagai kemungkinan bencana. Dengan kebersamaan, koordinasi, dan pemahaman yang baik, risiko dapat ditekan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama,” tutupnya. (*)

Baca Juga :  Pelajari Strategi UHC, Komisi IV DPRD Provinsi Jambi datangi DPRD Sumbar

Berita Terkait

Evi Yandri Ajak Warga Sumbar Aktif Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Jalan Fisika I dan II Limau Manis Selatam Diaspal, Warga Apresiasi Ketua DPRD Sumbar Muhidi
Iqra Chissa Dorong Ketahanan Keluarga di Sumbar, Soroti Pola Asuh Anak di Era Digital
Ali Muda Ajak Pemuda Rao Jauhi Narkoba dan Aktif Bangun Daerah
Nanda Satria Ajak Pemuda Sumbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
Banjir Berulang di Perumahan Safa Marwa, Warga Minta Dampak Pembangunan Diperiksa
DPRD Sumbar Sepakati Dua Ranperda, Muhidi Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Nanda Satria Apresiasi Putusan Hakim terhadap Yogi, Pengusaha Diminta Tertib Perizinan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Distribusi MBG saat PJJ Menyesuaikan Pemberitahuan Pemda, Ini Mekanismenya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:04 WIB

LPPOM Imbau Pelaku Usaha Segera Urus Sertifikat Halal, Tenggat Diperpanjang hingga 2028

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:53 WIB

IWL 2026 Resmi Bergulir, Persita Women Taklukkan Garudayaksa Women 1-0

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:10 WIB

BGN Aktifkan 980 SPPG di Wilayah 3 T, Sudaryono Tegaskan Tak Ada Calo

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:21 WIB

Kakorlantas Polri Tegaskan Personel Terlibat Pungli Harus Dicopot pada Hari yang Sama

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Polri Latih 586 Polisi Khusus Kehutanan, Target Penguatan Personel Capai 70.000

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Prabowo Lantik 9 Pejabat, Ini Daftar Nama dan Jabatannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita KSAD

Berita Terbaru