SPPG Suspend Mayor Dipastikan Tanpa Insentif, BGN Ungkap Penyebab dan Kategorinya

Penulis -

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. (Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

Jakarta, Javanusa—Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, meluruskan informasi mengenai status suspend pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan kaitannya dengan insentif.

Ia menegaskan, tidak semua SPPG berstatus suspend otomatis kehilangan insentif. Penentuan insentif bergantung pada penyebab dan tingkat pelanggaran yang terjadi.

Dalam kasus Kejadian Luar Biasa (KLB), pemberian insentif bergantung pada sumber masalah. Jika KLB muncul akibat kelalaian mitra atau yayasan, seperti fasilitas dapur yang tidak layak, maka SPPG tidak berhak menerima insentif.

Hal serupa berlaku ketika insiden keamanan pangan dipicu bahan baku yang tidak segar atau kesalahan mitra penyedia. Dadan menegaskan, praktik tidak sehat seperti monopoli pemasok atau permainan harga juga menggugurkan insentif.

“Termasuk jika ada praktik tidak sehat seperti monopoli supplier atau permainan harga, itu jelas tidak dapat insentif,” tegasnya di Jakarta, Rabu (29/4).

Kesalahan Teknis Masih Berpeluang Dapat Insentif

Dadan menjelaskan, SPPG tetap dapat menerima insentif jika KLB terjadi akibat kesalahan teknis di dapur. Contohnya, pelaksana tidak menjalankan standar operasional prosedur (SOP), seperti proses memasak yang terlalu cepat.

Berdasarkan petunjuk teknis, kesalahan operasional masih dapat diperbaiki. Karena itu, kondisi tersebut tidak langsung menghapus hak insentif.

Suspend Mayor Dipastikan Tanpa Insentif

BGN memastikan, insentif tidak dibayarkan jika SPPG berhenti permanen atau mengalami penghentian sementara karena tidak memenuhi kondisi kesiapan operasional.

Kondisi ini terjadi, misalnya, saat renovasi besar atau perbaikan mayor yang membuat SPPG tidak dapat beroperasi normal.

Empat Kategori Suspend SPPG

Dadan merinci empat kategori suspend yang menjadi dasar penilaian insentif:

    1. Kejadian menonjol tanpa kelalaian penerima bantuan tetap mendapat insentif.
    2. Kejadian menonjol akibat kelalaian tidak mendapat insentif.
    3. Kejadian non-menonjol dengan perbaikan minor tetap mendapat insentif.
    4. Kejadian non-menonjol dengan perbaikan mayor tidak mendapat insentif.
Baca Juga :  BPBD Padang Sisir Hutan Biologi Unand Cari Warga Hilang, Kerahkan Dua Tim Rescue

Menurutnya, suspend mayor merujuk pada kondisi yang membutuhkan perbaikan mendasar dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat.

“Perbaikannya bisa memakan waktu satu bulan atau lebih karena menyangkut aspek luas, baik fasilitas, sistem, maupun kesiapan operasional,” ujarnya.

Data Terbaru SPPG Suspend

Data terbaru menunjukkan, dari 1.720 SPPG yang dihentikan sementara, sebanyak 1.356 masuk kategori mayor. Seluruhnya dipastikan tidak menerima insentif.

Melalui penjelasan ini, BGN berharap seluruh pemangku kepentingan memahami mekanisme insentif secara utuh. Selain itu, BGN juga mendorong peningkatan kepatuhan terhadap standar keamanan pangan dan tata kelola operasional di setiap SPPG. (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru