Samarinda, Javanusa—Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X dan Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi ajang promosi budaya yang memikat.
Selain rapat dan penyerahan penghargaan, agenda nasional ini juga menghadirkan pameran produk kerajinan daerah yang digelar di pelataran Convention Hall Sempaja pada 7–8 Juli 2025.
Salah satu peserta yang hadir dan aktif menyusuri area pameran adalah Ketua Bidang I TP-PKK Kota Padang, Ny. Sri Hayati Maigus Nasir. Ia terlihat antusias mengunjungi setiap booth pameran, termasuk milik tuan rumah, Kalimantan Timur.
Saat memasuki stan Kalimantan Timur, Ny. Sri Hayati langsung tertarik pada selembar kain batik bercorak khas. Batik hitam dengan motif merah tersebut langsung mencuri perhatiannya. Ia menyentuh kain halus itu dengan kagum dan bertanya pada penjaga stan.
“Batiknya bagus, apa namanya?” tanyanya.
Penjaga stan lalu menjelaskan bahwa kain tersebut adalah Batik Ulap Doyo, sementara satu jenis lain yang juga dipamerkan disebut Batik Shaho. Kedua batik ini merupakan warisan budaya Kalimantan Timur yang terus dilestarikan oleh perajin lokal.
Selain batik, Ny. Sri Hayati juga mengagumi tas bermotif khas Kalimantan yang dipajang berdampingan. Ia sempat memegang dan mengamati detail tas tersebut sebelum melanjutkan kunjungan ke lokasi utama Rakernas.
Dukung Kerajinan Daerah
Kunjungan ke stan-stan pameran ini menjadi bukti nyata dukungan TP-PKK terhadap promosi kerajinan lokal di setiap daerah.
Tak hanya memeriahkan acara, pameran juga membuka ruang kolaborasi antara daerah serta memperkenalkan potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan.
Rakernas dan HKG PKK di Samarinda tahun ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, termasuk dalam pelestarian budaya dan penguatan UMKM berbasis lokal. (*/red)






