Sumbar Ekspor 9,3 Ton Tuna ke UEA, Karantina Pastikan Sertifikasi Aman

Penulis -

Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat diwawancari wartawan. (Foto: Karantina Sumbar)

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat diwawancari wartawan. (Foto: Karantina Sumbar)

Padang, Javanusa—Karantina Sumatera Barat melakukan sertifikasi terhadap komoditas ikan tuna segar yang yang akan diekspor sebanyak 9,3 ton ke Uni Emirat Arab (UEA) dengan nilai total mencapai Rp 1,5 miliar.

Pelepasan ekspor ini dilakukan secara resmi di Pelabuhan Bungus, Padang, Jumat (9/5/2025). Hadir langsung Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini. “Ekspor tuna segar ke UEA merupakan bukti produk perikanan Indonesia, khususnya dari Sumatera Barat, memiliki daya saing tinggi di pasar global. “Kami berharap ini dapat memacu peningkatan ekspor komoditas perikanan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga: Gubernur Sumbar Dorong Hilirisasi Sawit untuk Tingkatkan Nilai Ekspor

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menambahkan sertifikasi karantina menjadi kunci utama dalam memastikan kualitas dan keamanan produk.

“Dengan adanya sertifikasi dari Karantina, produk perikanan kita semakin dipercaya di pasar internasional. Ini juga menjadi peluang bagi nelayan dan pelaku usaha lokal untuk terus berkembang,” kata Mahyeldi.

Pemeriksaan Ketat Sesuai Standar Global

Kepala Karantina Sumatera Barat, Ibrahim menjelaskan proses sertifikasi meliputi pemeriksaan kesehatan ikan, bebas penyakit, serta memenuhi standar keamanan pangan internasional. Dipastikan bahwa seluruh produk yang diekspor telah melalui pengujian ketat sesuai persyaratan negara tujuan.

Baca Juga: Gubernur Mahyeldi Paparkan Proyek Strategis Sumbar: Flyover Sitinjau Lauik hingga Pengendalian Banjir

Sementara itu, Co Founder Aruna PT Dempo Andalas Samudera, Utari Octavianty menambahkan, ekspor tuna ini merupakan kali tujuh pada tahun ini.

Ekspor dengan tujuan Uni Emirat Arab yang dilepas Mendag saat ini juga berkat dukungan Kementerian Perdagangan telah mengenalkan sebelumnya pasaran di wilayah tersebut. (*/red)

Baca Juga :  Gubernur Mahyeldi Tinjau Pipanisasi Air Bersih untuk Warga Terdampak Banjir Bandang Tanah Datar

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru