Pessel, Javanusa—Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) berhasil mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional.
Rahsub Darius, siswa SMA Negeri 2 Painan, berhasil meraih juara 1 Nasional Pelajar Pelopor Keselamatan, Ketertiban, dan Lalu Lintas Jalan (KLLAJ) 2025.
Ia mengungguli 29 peserta lain dari berbagai provinsi dalam kompetisi bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan RI.
Kepala Dinas Perhubungan Pessel, Syafrijoni, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
Hal itu disampaikannya usai menghadiri Upacara Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang digelar di Padang Pariaman, Rabu (17/9).
Dalam kesempatan tersebut, Syafrijoni juga menerima piagam penghargaan dari Gubernur Sumatera Barat, yang diserahkan oleh Wakil Gubernur.
“Saya merasa bangga bisa menerima penghargaan atas kontribusi Dinas Perhubungan Pessel. Sekaligus mendapatkan kabar gembira bahwa salah satu pelajar kita menjadi juara nasional. Ini adalah hari yang sangat membanggakan bagi daerah kita,” ujar Syafrijoni.
Ia menjelaskan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen Dishub Pessel dalam mendukung keselamatan transportasi dan edukasi berlalu lintas di kalangan pelajar.
“Program Pelajar Pelopor Keselamatan bukan hanya lomba. Tapi bagian dari pembentukan karakter generasi muda agar peduli terhadap keselamatan di jalan raya,” katanya.
Capaian Rahsub, lanjutnya, merupakan hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan Dishub Pessel melalui sosialisasi, pelatihan, hingga lomba tingkat daerah.
“Kami terus dorong sekolah-sekolah agar aktif dalam program ini. Rahsub adalah salah satu peserta terbaik yang berhasil melewati seleksi tingkat kabupaten dan provinsi,” ungkap Syafrijoni.
Kompetisi Pelajar Pelopor KLLAJ 2025 menilai berbagai aspek penting. Mulai dari wawasan tentang keselamatan lalu lintas, keterampilan komunikasi, hingga karya ilmiah bertema teknologi dan digitalisasi transportasi.
Dalam tahap final di Jakarta, Rahsub memukau dewan juri melalui presentasi inovatifnya yang menawarkan solusi digital untuk peningkatan kesadaran tertib lalu lintas di kalangan pelajar.
Karya tersebut dinilai memiliki nilai implementasi tinggi dan pendekatan edukatif yang kreatif.
Pengumuman pemenang dilaksanakan di Gedung Cipta, Kementerian Perhubungan RI, dan dipimpin langsung oleh Dirjen Perhubungan Darat, Dr Aan Suhanan.
Rahsub menerima piala, piagam penghargaan yang ditandatangani oleh Menteri Perhubungan, serta hadiah penunjang pendidikan.
Syafrijoni berharap capaian ini menjadi pemicu semangat bagi pelajar lainnya untuk berprestasi. Sekaligus ikut berkontribusi dalam membangun budaya keselamatan lalu lintas.
“Kita butuh lebih banyak anak muda seperti Rahsub. Mereka adalah agen perubahan yang akan membuat jalanan kita lebih aman,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan keselamatan lalu lintas sebagai bagian dari gaya hidup.
“Tertib berlalu lintas bukan sekadar aturan, tapi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan orang lain,” lanjutnya.
Menurutnya, keberhasilan Rahsub menunjukkan kerja kolaboratif antara pemerintah daerah, sekolah, dan keluarga dapat melahirkan generasi yang cerdas, peduli, dan berprestasi.
Dishub Pessel akan terus memperkuat program-program edukasi keselamatan transportasi ke depan.
Pemerintah daerah melalui Dishub juga berkomitmen menjadikan capaian ini sebagai momentum evaluasi agar lebih banyak pelajar dapat diberdayakan dan diarahkan menjadi pelopor keselamatan.
Dengan keberhasilan ini, Pesisir Selatan tak hanya menorehkan prestasi, tapi juga menegaskan peran aktifnya dalam mendukung kebijakan nasional di sektor keselamatan lalu lintas. (sus)






