Javanusa.com—Cold brew bisa menjadi pilihan bagi pencinta kopi yang menginginkan rasa lebih lembut. Berbeda dari kopi seduh panas, metode ini menggunakan air dingin atau suhu ruang dalam proses ekstraksinya.
Kamu tidak membutuhkan peralatan khusus untuk membuat cold brew di rumah. Cukup siapkan kopi bubuk, air matang, wadah tertutup, dan alat penyaring.
Dikutip dari Halodoc, proses pembuatan cold brew membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan seduhan kopi biasa. Namun, langkahnya cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah.
Gunakan kopi dengan tingkat gilingan kasar agar ampas lebih mudah disaring. Gilingan kasar juga membantu menghasilkan seduhan yang lebih bersih dan tidak terlalu keruh.
Untuk memulainya, gunakan perbandingan sekitar satu bagian kopi dengan delapan bagian air. Masukkan kedua bahan tersebut ke dalam wadah yang bersih dan tertutup.
Aduk perlahan hingga seluruh bubuk kopi terkena air. Setelah itu, tutup wadah dan simpan di dalam lemari es selama sekitar 12 hingga 24 jam.
Setelah proses ekstraksi selesai, saring kopi menggunakan saringan khusus kopi atau kain penyaring yang bersih. Pastikan ampas kopi terpisah dengan baik sebelum minuman disajikan.
Cold brew dapat dinikmati bersama es batu. Kamu juga bisa menambahkan air atau susu sesuai dengan tingkat kekentalan dan rasa yang diinginkan.
Sesuaikan Lama Penyeduhan
Durasi ekstraksi turut menentukan karakter rasa cold brew. Waktu seduh yang lebih lama dapat menghasilkan cita rasa yang lebih kuat.
Jika hasilnya terlalu pekat, tambahkan air untuk mengencerkannya. Sebaliknya, kamu dapat memperpanjang waktu seduh secara bertahap jika rasanya masih terlalu ringan.
Meski menggunakan air dingin, cold brew tetap mengandung kafein. Karena itu, jumlah konsumsinya perlu diperhatikan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Terlalu banyak kafein dapat memicu keluhan seperti jantung berdebar, sulit tidur, atau rasa gelisah pada sebagian orang.
Tips Menyimpan Cold Brew
Penyimpanan yang tepat membantu menjaga kualitas minuman. Setelah dibuat, simpan cold brew dalam wadah tertutup dan letakkan di dalam lemari es.
Gunakan wadah serta peralatan yang bersih sejak proses pembuatan. Kebersihan membantu mengurangi risiko kontaminasi selama penyimpanan.
Hindari menyimpan cold brew terlalu lama. Sebelum meminumnya, periksa aroma, rasa, dan tampilannya untuk memastikan tidak terdapat perubahan yang mencurigakan.
Jika belum akan segera diminum, sebaiknya jangan mencampurkan susu sejak awal. Tambahkan susu ketika cold brew akan dikonsumsi.
Orang yang mendapat anjuran dokter untuk membatasi kafein juga perlu mengurangi atau menghindari minuman tersebut.
Kapan Perlu Berkonsultasi ke Dokter?
Keluhan ringan setelah minum kopi dapat berkaitan dengan sensitivitas terhadap kafein. Namun, gejala tertentu membutuhkan perhatian medis.
Segera konsultasikan kondisi kepada dokter jika setelah minum kopi muncul jantung berdebar hebat, nyeri dada, sesak napas, pusing berat, atau pingsan. (*)






