Padang, Javanusa—Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar mendorong peran aktif generasi muda dalam upaya pelestarian lingkungan melalui berbagai kegiatan konkret.
Hal tersebut disampaikannya dalam Talk Show Generasi Muda Pecinta Lingkungan yang digelar di Aula SMAN 1 Padang, Senin (11/11/2024).
“Generasi muda dapat memulai dari hal sederhana seperti menanam pohon di pekarangan rumah hingga menciptakan konten-konten inspiratif tentang lingkungan hidup di media sosial,” ujar Andree dalam sambutannya.
Dia menambahkan, pemuda juga bisa bergabung dengan komunitas pecinta lingkungan dan mengembangkan inovasi pengolahan sampah menjadi energi terbarukan.
Berdasarkan data yang dipaparkan Andree, Kota Padang menghasilkan 647 ton sampah per hari. Dari total tersebut, 64 persen merupakan sampah organik berupa sisa makanan, daun, dan kayu, sementara 12,4 persen adalah sampah plastik.
“Dari total 647 ton sampah per hari, Pemerintah Kota Padang baru mampu mengelola 450 ton. Sampah-sampah tersebut bersumber dari pemukiman warga, sekolah, pasar, objek wisata, dan sektor usaha,” jelasnya.
Dalam mengatasi permasalahan sampah, Pemko Padang telah meluncurkan sejumlah program seperti Padang Bagoro, Padang Mamilah, dan Satu RW Satu Bank Sampah.
Andree mengharapkan dukungan sektor pendidikan melalui integrasi kurikulum lingkungan, praktik lapangan, dan kolaborasi dengan organisasi lingkungan untuk optimalisasi penanganan sampah di Kota Padang.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda dan institusi pendidikan untuk bersama-sama mengatasi tantangan pengelolaan sampah di kota ini,” tutupnya. (*/jn01)






