Padang, Javanusa—Taman Rimbo Kaluang di kawasan Padang Baru, Jalan Raden Saleh, kini tampil cantik dan lebih ramah anak setelah direvitalisasi pada 2025. Transformasi taman ini menjadikannya ruang publik modern yang tetap menghormati jejak sejarah lokal.
Taman Rimbo Kaluang awalnya merupakan hutan lebat yang dihuni kelelawar pada era kolonial, sehingga dinamai “Rimbo Kaluang”.
Pada 1954, kawasan ini mulai berkembang menjadi arena pacuan kuda. Kini, taman ini menjadi ikon kota dengan Monumen Pertempuran Pertama 1946, memperingati serangan terhadap markas Sekutu.
“Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik yang hidup, ramah keluarga dan anak muda,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, Rabu (7/1/2026).
Fasilitas Modern dan Aman
Revitalisasi menghadirkan berbagai wahana bermain anak yang aman, termasuk perosotan, ayunan, dan area bermain berlapis EPDM, material lembut berstandar internasional.
Taman juga dilengkapi jalur jalan santai, gym outdoor, taman bunga hias, serta ruang terbuka untuk berkumpul dan bersantai.
Meski tampil modern, Taman Rimbo Kaluang tetap mempertahankan nilai sejarahnya. Monumen dan jalur edukatif di taman menceritakan perjuangan rakyat Kota Padang pada masa kolonial.
Revitalisasi ini membuat taman menjadi destinasi yang cantik, edukatif, dan aman bagi keluarga, sekaligus memperkuat identitas kota. (*/red)






