Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang terus memperkuat strategi pencegahan dan penyalahgunaan narkoba di Kota Padang.
Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), menggelar Sosialisasi Pembinaan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) di Aula SMK SMAK Padang, Selasa (15/7/2025).
Kepala Badan Kesbangpol Kota Padang, Tarmizi Ismail mengatakan peredaran narkoba telah menjadi ancaman serius bagi kehidupan masyarakat Kota Padang.
Berdasarkan data Polresta Padang, tercatat sebanyak 83 kasus tindak pidana narkotika terjadi antara Januari hingga April 2025. Dari kasus tersebut, pihak kepolisian telah menangkap dan memproses 165 tersangka.
“Jika kita tidak peduli dan tidak bekerja bersama, angka ini bisa saja terus meningkat. Karena itu, kebersamaan dan keseriusan semua pihak sangat dibutuhkan,” ujar Tarmizi.
Menurut Tarmizi, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Peran aktif masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan organisasi sosial, sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.
”Kami berharap upaya menjadikan kelurahan bersih dari narkoba tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari unsur sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Melalui kegiatan kelurahan bersinar kita berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh negatif narkoba,” tutur Tarmizi.
Ia juga mengajak semua pihak untuk tidak ragu melaporkan dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing. “Dengan partisipasi kolektif, Kota Padang bisa bebas dari narkoba,” tambahnya.
Kepala Bidang Penanganan Konflik dan Kewaspadaan Nasional (Hansbake) Kesbangpol Padang, Gusnimar, menjelaskan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bahaya peredaran gelap narkoba. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 15 hingga 17 Juli 2025.
Sosialisasi bertema “Stop Narkoba, Wujudkan Kelurahan Bersinar” ini menghadirkan berbagai narasumber kompeten. Seperti Kepala Badan Kesbangpol Padang, Kepala BNN Provinsi Sumbar, Kapolresta Padang, serta motivator dari Yayasan Kurnia Insani.
“Dengan pengetahuan yang memadai, kita harapkan masyarakat di kelurahan mampu menangkal segala bentuk penyalahgunaan narkoba di lingkungannya masing-masing,” jelas Gusnimar.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh elemen masyarakat semakin aktif mengambil bagian dalam upaya pencegahan. “Jika seluruh pihak bersatu, maka angka penyalahgunaan dan peredaran narkoba bisa ditekan secara signifikan,” tutupnya. (*/red)






