Padang, Javanusa—Universitas Andalas (Unand) menggelar prosesi wisuda V dengan jumlah wisudawan/ti terbanyak dibandingkan periode-periode sebelumnya yakni sebanyak 2.303 lulusan.
Prosesi wisuda digelar di Gedung Auditorium Kampus Limau Manis pada Sabtu (30/9/2023). Dihadiri langsung oleh Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Dr. apt. Rustian yang juga menjabat sebagai Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI.
Adapun pada wisuda sebelumnya wisuda I Unand meluluskan sebanyak 1.210, wisuda II sebanyak 1.422 wisudawan, wisuda III sebanyak 634 wisudawan, dan wisuda V sebanyak 1.466 wisudawan.
Kepala Subdit Administrasi, Data dan Informasi Pendidikan Asrul Ikya, menyebutkan Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjadi fakultas terbanyak meluluskan wisudawannya yakni sebanyak 312 mulai dari program Diploma hingga Doktor, diikuti Fakultas Pertanian 247, dan Fakultas Teknik 243 wisudawan.
Baca Juga : Inilah Nomor Urut Sementara 12 Bacalon Rektor Unand
Di samping itu, Unand juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari berbagai fakultas dan juga pemberian penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi serta mahasiswa luar negeri.
Ada empat lulusan luar negeri yang diwisuda pada periode ini yakni dari Madagascar (2) Program Sarjana Hubungan Internasional, dan Vietnam (2) program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam.
Rektor Universitas Andalas Prof. Yuliandri mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan, dan berhak untuk menyandang gelar sesuai bidang kualifikasi keilmuan masing-masing.
Ia mendoakan agar ilmu dan gelar itu yang diraih dapat digunakan untuk kebaikan dan kemaslahatan orang banyak, serta dapat memajukan tingkat kehidupan masyarakat, bangsa dan negara Indonesia tercinta.
Disampaikannya, masyarakat membutuhkan orang yang pandai dan terdidik, namun itu tidak cukup, orang pandai sudah banyak, kini kita lebih butuh sosok orang baik.
Baca Juga : Antropologi Unand Tuan Rumah Semnas, Bahas Dampak Teknologi Digital Terhadap Kebudayaan
Oleh karena itu, jagalah martabat diri, bangunlah kepedulian dalam diri, pekalah terhadap kehidupan lingkungan masyarakat, dan tetaplah junjung tinggi nilai-nilai moral dan budi pekerti, serta menjaga integritas dan martabat diri.
Ia juga menyampaikan dalam menapaki kehidupan nyata setelah ini, jadikanlah pembelajaran dan pengalaman di Unand sebagai modal awal untuk berkarya, pegang prinsip pembelajar sepanjang hayat, intelektual yang berintegritas, kedepankan perilaku yang bermartabat dan kompetensi yang mumpuni. (*)
Sumber Berita : unand.ac.id






