Terima Pengaduan Lewat “LAI ADO TU”, Kecamatan Lubeg Tertibkan Anjal

Penulis -

Selasa, 22 Oktober 2024 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan menertibkan anak jalanan yang mabuk lem, Senin malam (21/10/2024). (Foto: Kecamatan Lubeg)

Tim gabungan menertibkan anak jalanan yang mabuk lem, Senin malam (21/10/2024). (Foto: Kecamatan Lubeg)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) terus memperkuat upaya dalam menjaga ketertiban umum, termasuk penanganan anak jalanan (anjal) yang sering menimbulkan keresahan.

Dalam kejadian terbaru, Senin malam (21/10/2024), seorang anjal yang mabuk lem dan mengamuk di persimpangan lampu merah Simpang Lubeg, segera diamankan setelah dilaporkan oleh masyarakat melalui layanan pengaduan digital “LAI ADO TU”.

Laporan cepat tersebut memicu tanggapan langsung dari Satpol PP Kota Padang yang berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memberikan pembinaan lebih lanjut kepada Anjal tersebut.

Layanan pengaduan berbasis WhatsApp ini memungkinkan masyarakat untuk melaporkan gangguan ketertiban kapan saja dan di mana saja, yang kemudian akan direspon cepat oleh tim administrasi atau diteruskan ke OPD terkait.

Baca Juga: Camat Lubeg Kukuhkan Satgas Anti Tawuran Kelurahan Gurun Laweh Nan XX dan Pokja Kelurahan Sehat

Camat Lubuk Begalung, Nofiandi Amir menyampaikan pentingnya integrasi teknologi dalam pelayanan publik sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi dan respons pemerintah terhadap masyarakat.

Dalam era digital yang semakin berkembang, integrasi teknologi dalam layanan publik sangat penting untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi. Layanan LAI ADO TU adalah contoh nyata inovasi di Kecamatan Lubuk Begalung yang memanfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat.

Melalui nomor WhatsApp 082171019391 pengaduan ini, warga bisa dengan mudah melaporkan gangguan ketertiban, keamanan, bencana, hingga potensi tawuran kapan saja.

“Kami memastikan bahwa setiap laporan akan direspon cepat, karena keamanan dan kenyamanan warga adalah prioritas kami,” ujar Nofiandi.

Lurah Tanjung Saba Pitameh, Aryanda menambahkan, layanan LAI ADO TU cukup merespon laporan masyarakat dengan lebih cepat dan efisien.

“Dalam kasus ini, setelah menerima laporan melalui WhatsApp, kami segera berkoordinasi dengan Satpol PP untuk mengamankan anjal yang mengamuk di simpang Lubeg. Kami berharap, dengan adanya layanan digital ini, masyarakat lebih mudah berpartisipasi dalam menjaga ketertiban di wilayah kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Maigus Nasir Tinjau Program 3T, Siapkan Generasi Muda Berkarakter dan Cinta Al-Qur'an

Selain menangani masalah anak jalanan, Kecamatan Lubeg juga terus menggencarkan operasi penertiban untuk mencegah tawuran dan membentuk Satgas Anti Tawuran di setiap kelurahan.

Kolaborasi antara pemerintah kecamatan dan berbagai stakeholder ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan ketertiban di seluruh wilayah Lubuk Begalung.

Layanan LAI ADO TU yang berbasis WhatsApp menawarkan berbagai keunggulan, seperti kemudahan akses, respon cepat, serta efisiensi biaya.

Dengan layanan ini, masyarakat tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk melaporkan gangguan ketertiban, dan pemerintah dapat langsung merespon tanpa memerlukan pertemuan tatap muka, membuat layanan ini sangat relevan di tengah era digital. (*/jn01)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru