Padang Panjang, Javanusa—Layanan pemulihan psikososial mulai digerakkan Kementerian Sosial RI bagi masyarakat yang terdampak bencana di Padang Panjang.
Tim dari Sentra Terpadu Inten Soeweno telah berada di Posko Utama Tanggap Darurat di Markas Koramil 01/PP pada Kamis (11/12/2025), untuk melakukan asesmen awal sekaligus mempersiapkan tahapan pendampingan.
Kepala Bagian Tata Usaha Sentra Terpadu Inten Soeweno, Fepi Rubianti, yang mewakili Kepala Sentra, memimpin kunjungan tersebut.
Ia bersama jajaran mendata langsung kondisi warga serta kebutuhan mendesak yang muncul setelah bencana. Kehadiran mereka turut disambut Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, Kadis Sosial PPKBPPPA, Winarno dan unsur terkait lainnya.
Fepi menyampaikan tim yang diturunkan terdiri dari dokter, psikolog klinis, perawat, dan pekerja sosial anak.
Mulai besok, mereka akan memberikan layanan dukungan psikososial di sejumlah titik yang menjadi lokasi penampungan maupun kawasan terdampak.
“Kami besok akan menuju Lapangan Bancalaweh, kemudian ke lokasi pengungsian seperti Rusunawa dan sejumlah titik hunian warga terdampak untuk memberikan layanan psikologis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendampingan yang dilakukan mencakup penguatan kondisi psikologis masyarakat melalui trauma healing, layanan kesehatan dasar, serta dukungan bagi warga yang mengalami kesulitan mengakses fasilitas medis.
Selain itu, tim Kemensos juga akan melakukan asesmen mendalam untuk menentukan bentuk bantuan yang akan diberikan sesuai kebutuhan di lapangan. Sasaran utamanya meliputi kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak-anak.
Wakil Wali Kota Allex Saputra menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Kementerian Sosial. Menurutnya, layanan psikososial sangat dibutuhkan warga yang masih berada dalam situasi penuh tekanan pascabencana.
“Saat ini masyarakat kami memang mengalami trauma dan sangat membutuhkan layanan psikologis. Kehadiran tim Kemensos menjadi dukungan penting, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan pendampingan kesehatan mental,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya Kemensos dalam memperkuat layanan psikososial dan konseling menjadi bagian penting bagi proses pemulihan warga terdampak bencana. (*/red)






