Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Kementerian ESDM Siapkan Pembangkit Listrik dari Sampah Beroperasi 2027

Penulis -

Kamis, 5 Februari 2026 - 06:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri ESDM Yuliot saat Roundtable Discussion bertema Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026, Selasa (3/2). (Foto: Kementerian ESDM)

Wakil Menteri ESDM Yuliot saat Roundtable Discussion bertema Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026, Selasa (3/2). (Foto: Kementerian ESDM)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan penanganan sampah perkotaan menjadi prioritas nasional yang dipantau langsung Presiden Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Wakil Menteri ESDM Yuliot saat Roundtable Discussion bertema Peta Jalan Dekarbonisasi Industri Indonesia 2026, Selasa (3/2).

“Beberapa kota besar menghadapi krisis sampah. Kami akan memprioritaskan pengolahan sampah menjadi energi atau waste to energy,” ujar Yuliot.

Regulasi baru, Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025, mengatur pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan.

Perpres ini diharapkan memecahkan kebuntuan pengelolaan sampah yang selama ini hanya menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Yuliot menekankan kepastian mekanisme finansial sebagai poin krusial dalam Perpres. Ini mencakup biaya layanan pengolahan sampah (tipping fee) dan harga jual listrik yang disesuaikan kondisi pasar.

“Harga jual listrik sudah naik, sekitar 20 sen dolar. Ini memberi insentif lebih kompetitif dibanding regulasi sebelumnya,” jelasnya.

Selain tarif, pemerintah menyiapkan subsidi menutupi selisih antara Biaya Pokok Penyediaan (BPP) pembangkitan dan harga keekonomian proyek PSEL (Pembangkit Listrik Sampah). Subsidi dihitung agar tidak membebani anggaran, tapi tetap menjamin kelayakan bisnis proyek.

Target Operasi PSEL Mulai 2027

Kementerian ESDM menargetkan kapasitas PSEL signifikan sebagai bagian bauran Energi Baru Terbarukan (EBT). Meskipun operasi penuh berjalan bertahap hingga 2034, langkah awal dimulai tahun 2026.

“Groundbreaking biasanya memerlukan 1,5–2 tahun penyesuaian lahan. Diharapkan 2027 sudah ada PSEL yang mulai beroperasi,” tegas Yuliot.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya pengelolaan sampah nasional yang serius dan terintegrasi. Dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Presiden memperkenalkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk menciptakan lingkungan bersih dan tertata.

Baca Juga :  Pemko Padang Distribusikan Bantuan Beras untuk Warga Rentan di 4 Kelurahan
Strategi Nasional Tangani Krisis Sampah

Presiden memaparkan hampir seluruh TPA diproyeksikan overcapacity paling lambat 2028.

“Sampah ini menjadi masalah, hampir semua TPA akan mengalami overcapacity pada tahun 2028, bahkan lebih cepat,” kata Prabowo.

Pemerintah akan memulai pembangunan 34 proyek waste to energy di 34 kota tahun ini. Presiden menekankan sinergi seluruh pemangku kepentingan, baik pusat maupun daerah, untuk menangani persoalan sampah.

“Groundbreaking akan dilaksanakan beberapa bulan ini. Kami perkirakan dua tahun lagi proyek ini segera berfungsi,” ujar Prabowo di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2). (*/red)

Berita Terkait

BGN Wajibkan 21.527 SPPG Perbarui SPK, Perketat Pengawasan Program MBG
Promotor Pastikan Visa Andrea Bocelli Terbit, Berbeda dengan Pernyataan Dirjen Imigrasi
BGN Catat Efisiensi Rp44 Triliun, Program MBG Masuki Transformasi 2.0
Pemerintah Jamin Serapan Jagung Petani, Bulog Siap Beli Hasil Panen
Kemnaker Verifikasi Mitra MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober 2026, Ini Jadwal Seleksinya
Kemnaker Buka Pendaftaran MagangHub Batch 3, Cek Jadwalnya
Polri dan Kemkomdigi Perkuat Kerja Sama Berantas Kejahatan Siber
Pemerintah Pangkas Ekspor Gas 8 Persen, Bahlil Pastikan Tak Langgar Kontrak

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang: Ini Agenda Lengkapnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Tanpa Tegar, Sumsel United Siap Tempur Lawan Semen Padang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Teco Targetkan Kemenangan Kedua, Semen Padang Siap Hadapi Sumsel United

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Stadion Haji Agus Salim Padang Punya Kapasitas 12.067 Penonton, Ini Fasilitasnya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:42 WIB

Genoa Bungkam Juventus 2-0, Bianconeri Tertahan di Peringkat 8

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Hasil Carabao Cup: Manchester City Singkirkan Brighton Lewat Adu Penalti 4-3

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tanpa Harry Kane, Bayern Munich Bantai Magdeburg 6-1 di DFB Pokal

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Lolos ke Perempat Final Carabao Cup

Berita Terbaru

XLSMART membawa program Sisternet ke W20 USA 2026 untuk memperkuat keterampilan digital dan ekonomi perempuan Indonesia. (Foto: XLSMART)

Ekonomi Bisnis

XLSMART Bawa Solusi Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke W20 USA 2026

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:21 WIB

Pemko Padang menargetkan 523 unit hunian tetap rampung pada 2027. Pembangunan tersebar di Balai Gadang, Sungkai, dan Kampung Lalang. (Foto: Pemko Padang)

Kota Padang

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada 2027

Jumat, 30 Okt 2026 - 16:12 WIB