Tingkatkan Kualitas SDM Manufaktur, RI–Tiongkok Bangun Aliansi Digital Industri

Penulis -

Selasa, 14 April 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenperin menjalin kolaborasi dengan Tiongkok untuk membangun platform integrasi pengembangan SDM industri berbasis digitalisasi dan kecerdasan buatan. (Foto: Kemenperin)

Kemenperin menjalin kolaborasi dengan Tiongkok untuk membangun platform integrasi pengembangan SDM industri berbasis digitalisasi dan kecerdasan buatan. (Foto: Kemenperin)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjalin kolaborasi dengan mitra dari Tiongkok untuk membangun platform integrasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri berbasis digitalisasi dan kecerdasan buatan.

Langkah ini ditandai dengan peluncuran Aliansi Kerja Sama Internasional untuk Pengembangan Talenta Digitalisasi Industri dan Kecerdasan Buatan dalam forum Higher Education Institutions Industrial Digitalization and Artificial Intelligence Innovation Conference and Industry-Education Integration Development Summit.

Aliansi tersebut menjadi wadah kolaborasi lintas negara antara sektor industri, pendidikan, dan pemerintah Indonesia–Tiongkok untuk memperkuat pengembangan talenta industri berbasis teknologi.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, transformasi industri menuju era industri 4.0 terus dipercepat guna meningkatkan daya saing manufaktur nasional melalui integrasi teknologi digital dan penguatan ekosistem inovasi.

“Digitalisasi dan penerapan industri 4.0 menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, mempercepat inovasi, dan memperkuat posisi produk Indonesia di pasar global,” ujar Agus dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (14/4).

Kolaborasi ini melibatkan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin bersama Irootech Technology Co. Ltd. dan Machinery Industry Education Development Center (MIEDC) Tiongkok.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyebut perkembangan industri 4.0 secara global mendorong kebutuhan SDM yang adaptif dan memiliki kompetensi teknologi tinggi.

“Kolaborasi lintas negara diperlukan untuk pengembangan SDM sekaligus membuka peluang penempatan tenaga kerja di sektor industri 4.0,” kata Doddy.

Dalam rangkaian kerja sama tersebut, tim BPSDMI melakukan kunjungan ke sejumlah institusi pendidikan dan industri di Tiongkok, antara lain Irootech Technology Co. Ltd., Sany Group, Wuhan Vocational College of Software and Engineering, Guangzhou Polytechnic, serta MIEDC.

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menjelaskan, aliansi ini bertujuan membangun platform kolaborasi internasional di bidang digitalisasi industri, memperkuat integrasi pendidikan dan industri, serta meningkatkan kerja sama global dalam mencetak tenaga profesional.

Baca Juga :  Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari 2026–2027: Ada Mobil, Motor Listrik hingga Paket Umrah

Menurut Wulan, keanggotaan aliansi saat ini mencakup institusi pendidikan dan industri dari Indonesia dan Tiongkok, dengan peluang keterlibatan yang lebih luas di masa mendatang.

Dari pihak mitra, Vice President Irootech Technology Co. Ltd. Ye Fei menyampaikan bahwa platform ini dirancang untuk mengembangkan talenta digital industri sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan vokasi kedua negara.

Selain itu, terdapat rencana penjajakan kompetisi keterampilan vokasi dan pertukaran talenta menuju ajang WorldSkills Competition di bidang industri digital.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara PPPVI Kemenperin dan Irootech Technology Co. Ltd. yang ditandatangani pada 16 September 2025, mencakup pengembangan, pelatihan, dan penempatan tenaga kerja di bidang digitalisasi industri dan kecerdasan buatan.

Sebagai bagian dari implementasi, BPSDMI juga telah melaksanakan berbagai kegiatan seperti seminar, pelatihan mahasiswa, serta kunjungan industri guna meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja di era industri digital.

BPSDMI saat ini membina 13 perguruan tinggi vokasi dan 9 sekolah menengah kejuruan. Kemenperin juga membuka pendaftaran Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026 melalui laman resmi jarvis.kemenperin.go.id. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB