UMKM Pariaman Korban Banjir Terima Bantuan BI dan Kementerian UMKM RI, 100 Pelaku Usaha Dapat Peralatan dan Trauma Healing

Penulis -

Senin, 9 Februari 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada UMKM Pariaman korban banjir  di Aula Balaikota Pariaman, Senin (9/2/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyerahkan bantuan peralatan usaha kepada UMKM Pariaman korban banjir di Aula Balaikota Pariaman, Senin (9/2/2026). (Foto: Kominfo Kota Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Sebanyak 100 UMKM Pariaman korban banjir menerima bantuan peralatan usaha dari Bank Indonesia dan Kementerian UMKM RI.

Bantuan ini untuk mempercepat pemulihan ekonomi pelaku usaha terdampak bencana hidrometeorologi. Penyerahan berlangsung di Aula Balaikota Pariaman, Senin (9/2/2026).

Bantuan yang disalurkan berupa kompor gas, tabung gas beserta isi, dan regulator. Selain itu, pelaku UMKM juga mengikuti program trauma healing untuk memulihkan kesiapan mental berusaha pascabencana.

Program ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kota Pariaman, Bank Indonesia, dan Kementerian UMKM RI. Fokusnya tidak hanya pada penggantian alat produksi, tetapi juga pemulihan psikologis pelaku usaha.

Kepala Bidang Peningkatan Peran Dunia Usaha, Industri, dan Dunia Pendidikan Deputi Ekosistem Bisnis Wirausaha Kementerian UMKM RI, Rokhmat Rahantyo, mengatakan program tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI agar seluruh pihak terlibat dalam penanganan dampak banjir.

“Kami turun bersama seluruh mitra, mulai dari perbankan, dunia usaha, industri, hingga pendidikan. Tahap awal kami lakukan trauma healing untuk memulihkan mental usaha,” kata Rokhmat.

Setelah tahap pemulihan mental, Kementerian UMKM RI menyiapkan program pendampingan lanjutan. Pendampingan akan disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha di daerah.

Pendampingan tersebut meliputi aspek produksi, pemasaran, hingga akses pembiayaan. Koordinasi kebutuhan dilakukan bersama pemerintah daerah dan asosiasi kelompok usaha.

“Kami akan petakan kebutuhan UMKM, apakah di produksi, pemasaran, atau pembiayaan. Pemerintah pusat siap mendukung sesuai kebutuhan riil di lapangan,” ujarnya.

Wali Kota Pariaman Yota Balad menyebut banjir yang terjadi sebelumnya berdampak langsung pada sektor usaha mikro. Banyak peralatan produksi UMKM kuliner dan rumah tangga rusak sehingga aktivitas berhenti sementara.

Menurut dia, bantuan peralatan menjadi langkah cepat untuk menghidupkan kembali rantai produksi. Pemulihan mental pelaku usaha juga dinilai penting agar mereka siap kembali beroperasi.

Baca Juga :  Sapi Simental 1,2 Ton Bantuan Kurban Presiden Disembelih di Masjid Al-Mutawahidah Ompang Tanah Sirah

“Pemulihan mental adalah pondasi sebelum pemulihan bisnis. Setelah lebih tenang, baru kita masuk ke tahap asesmen usaha dan pemberdayaan lewat bantuan modal serta pelatihan,” kata Yota.

UMKM Jadi Tulang Punggung Ekonomi Lokal Pariaman

Pemko mencatat sektor UMKM menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat Pariaman. Banyak unit usaha rumah tangga bergantung pada peralatan sederhana untuk produksi harian.

Banjir menyebabkan sebagian alat produksi hilang atau tidak bisa digunakan. Kondisi itu membuat omzet pelaku usaha turun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Yota Balad mengapresiasi dukungan BI dan Kementerian UMKM RI dalam percepatan pemulihan. Ia meminta pelaku usaha memanfaatkan bantuan sebagai modal kebangkitan.

“Jangan dilihat dari nilainya saja, tapi sebagai stimulan untuk bangkit. Dengan gotong royong, pemulihan ekonomi warga bisa lebih cepat,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat. Hadir antara lain Kepala Tim Implementasi KEKDA BI Sumbar Lukman Hakim.

Program trauma healing melibatkan psikolog dari HIMPSI untuk memberikan pendampingan kelompok. Pendekatan ini diharapkan membantu pelaku UMKM mengatasi stres dan kembali percaya diri menjalankan usaha. (*/red)

Berita Terkait

Padang Mobile Masuk 5 Besar Padang Innovation Award 2026, Ini Keunggulannya
Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km
Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah
Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi
DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran
Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang
Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau
Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pembangunan Drainase Padang Tembus 10 Km, Lampaui Target 4 Km

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Muswil VII APTISI Sumbar Digelar 31 Oktober, Universitas Fort De Kock Jadi Tuan Rumah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Lantik 33 Pejabat Pemprov Sumbar, Arry Yuswandi Tekankan Kompetensi dan Etika Birokrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:09 WIB

DPC GMNI Padang Gelar Refleksi 98 Tahun Sumpah Pemuda: Soroti Skandal Ijazah Gibran

Kamis, 29 Oktober 2026 - 00:33 WIB

Atasi Kendala Peradilan, Fadly Amran Dorong PKS dengan Pengadilan Agama Padang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:52 WIB

Fadly Amran Dorong Penguatan Pendidikan Diniyah Lewat Program Smart Surau

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Mahyeldi Ajak Pemuda Sumbar Jaga Persatuan dan Waspadai Bahaya Narkoba

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Fadly Amran Tutup Diksarmil Menwa Pagaruyung Sumbar Angkatan ke-49, Tekankan Wawasan Kebangsaan dan Kesiapsiagaan Bencana

Berita Terbaru