Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi mengatakan pemerintah provinsi telah mengeluarkan peraturan daerah (Perda) tentang bangunan yang ramah terhadap gempa.
Tidak hanya tingkat provinsi, ia juga mendorong kabupaten dan kota untuk segera menerbirkan aturan yang sama guna memitigasi bencana.
Terkait dengan dibukanya Prodi Magister Manajemen Bencana, Gubernur menilai hal ini menjadi pintu pembuka dalam melahirkan sumberdaya manusia yang mempunyai kualifikasi ilmu terkait kebencanaan.
Peluncuran ini juga dilakukan oleh Sekjen PUPR Ir. Muhammad Zainal Fattah yang juga sekaligus akan memberikan kuliah umum di hadapan sivitas akademika Unand. (*)
Sumber Berita : unand.ac.id






