Ahmedabad, Javanusa—Viswash Kumar Ramesh menjadi satu-satunya penumpang yang selamat dalam kecelakaan tragis pesawat Air India di Ahmedabad, India, Kamis (12/6).
Viswash Ramesh, warga negara Inggris keturunan India, mengisahkan bagaimana ia berhasil menyelamatkan diri melalui pintu darurat.
Dalam keterangan kepada petugas, Ramesh mengatakan bahwa ia duduk di kursi 11A, yang berada dekat pintu darurat.
Ketika pesawat kehilangan kendali, ia segera membuka pintu dan melompat untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga: Breaking News: Pesawat Air India Tujuan London Jatuh Usai Lepas Landas, Bawa 242 Penumpang
Namun, belum diketahui pasti apakah ia melompat sebelum atau sesudah pesawat menghantam bangunan.
“Saya mendengar suara ledakan keras hanya tiga puluh detik setelah lepas landas. Pesawat langsung jatuh,” katanya dari ranjang rumah sakit.
Berjalan Tertatih, Minta Tolong Temukan Saudaranya
Video yang tersebar luas di media sosial menunjukkan seorang pria berkaus putih dan celana panjang gelap berjalan tertatih-tatih, tubuhnya berlumuran darah. Pria itu adalah Viswash Ramesh, yang segera dibawa petugas media ke rumah sakit terdekat.
“Semua terjadi sangat cepat. Saat saya sadar, mayat-mayat berserakan. Saya ketakutan, langsung berdiri dan lari. Potongan badan pesawat ada di mana-mana,” tuturnya dengan suara bergetar.
Dalam kesaksiannya, Viswash Ramesh juga meminta bantuan untuk menemukan saudaranya, Ajay, yang duduk di baris berbeda dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
“Tolong bantu saya menemukan dia,” pintanya penuh harap.
Kecelakaan Menewaskan Lebih dari 260 Orang
Pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner milik Air India jatuh tak jauh dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel. Insiden itu terjadi saat waktu makan siang dan menimpa asrama mahasiswa B.J. Medical College.
Total terdapat 242 orang di dalam pesawat, yang terdiri dari 230 penumpang dan 12 kru. Hingga berita ini diturunkan, jumlah korban tewas mencapai 260 orang.
Dari jumlah itu, 241 merupakan penumpang dan awak kabin, sementara 19 lainnya adalah warga sipil yang berada di sekitar lokasi kejadian. (*/red)
Sumber: CNN Indonesia






