Padang, Javanusa—Sisa lumpur, pasir, dan material kayu akibat banjir bandang masih menutupi permukiman warga di Kelurahan Tabiang Banda Gadang (TBG), Kecamatan Nanggalo, hampir dua pekan setelah bencana menerjang kawasan tersebut pada akhir November lalu.
Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota (Pemko) Padang turun langsung ke lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan lingkungan dan aktivitas warga.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau kawasan TBG, Minggu (14/12/2025), sekaligus memastikan proses pembersihan berjalan optimal.
Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran memimpin langsung aksi gotong royong pembersihan sisa material banjir bandang.
Kegiatan ini melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang dikerahkan untuk membersihkan badan jalan, saluran drainase, serta pekarangan rumah warga.
Fadly Amran menegaskan, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak merupakan bentuk komitmen Pemko Padang dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Dengan bekerja bersama, kami berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sehingga aktivitas masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan pascabencana tidak hanya difokuskan pada pembersihan lingkungan dan penyaluran bantuan kebutuhan harian, tetapi juga mencakup solusi jangka menengah dan panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
“Sebagian warga sudah direlokasi ke hunian sementara (huntara) di Lubuk Buaya. Selanjutnya, kita tengah mengupayakan pembangunan hunian tetap (huntap) yang didukung oleh pemerintah pusat,” tukasnya. (*/red)






