Wako Fadly Amran Respon Keluhan Warga Pampangan, Sungai Langsung Dikeruk

Penulis -

Selasa, 8 Juli 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang mengeruk Sungai Pampangan sebagai solusi banjir rutin di Lubuk Begalung. (Foto: Diskominfo Padang)

Pemko Padang mengeruk Sungai Pampangan sebagai solusi banjir rutin di Lubuk Begalung. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota (Pemko) Padang bergerak cepat menindaklanjuti keluhan warga soal banjir yang kerap merendam kawasan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung.

Lewat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Pemko mulai mengeruk Sungai Pampangan pada Selasa (7/7/2025).

Langkah ini merupakan respons langsung dari Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang meninjau lokasi banjir pada Jumat (20/6/2025).

Saat itu, wali kota mendengarkan langsung keluhan warga yang selama ini dihantui banjir setiap kali hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan pengerukan difokuskan pada aliran sepanjang 500 meter—mulai dari Gang Loko hingga Komplek Permata Harbaindo yang bermuara ke Sungai Jirak Pampangan.

“Sungai ini dipenuhi sedimen, longsoran tanah, dan tumpukan sampah. Semua itu menyebabkan air tidak mengalir lancar dan meluap ke permukiman saat hujan,” jelas Tri.

Pengerukan menggunakan alat berat jenis eskavator, dan ditargetkan selesai dalam waktu cepat agar manfaatnya segera dirasakan warga.

Tri menambahkan, kegiatan ini terwujud berkat sinergi Pemko Padang dengan Pemerintah Kecamatan Lubuk Begalung, Kelurahan Pampangan, serta dukungan aktif Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Devi Febrida. Legislator itu turut menyuarakan aspirasi warga sejak awal.

“Ini sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota. Kami tidak ingin menunggu bencana berikutnya baru bertindak,” tegasnya.

Pengerukan sungai juga merupakan bagian dari Program Pengendalian Banjir Terpadu yang masuk dalam program unggulan “Padang Rancak”.

Program ini bertujuan menjadikan Kota Padang sebagai kota yang bersih, aman, dan nyaman dari risiko bencana.

Masyarakat Pampangan berharap, dengan normalisasi sungai ini, wilayah mereka terbebas dari banjir dan bisa menjalani musim hujan dengan tenang. (*/red)

Baca Juga :  Tak Kantongi Izin PBG, Kafe di Air Tawar Barat Padang Disegel Petugas

Berita Terkait

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru