Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Hendri Septa meninjau pelaksanaan muatan lokal Keminangkabauan di SMPN 5 Padang, Selasa (14/11/2023).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan muatan lokal yang baru berjalan hampir dua bulan ini.
Wako Hendri Septa mengatakan bahwa muatan lokal Keminangkabauan merupakan upaya untuk melestarikan adat dan budaya Minangkabau. Ia berharap dengan adanya muatan lokal ini, para pelajar dapat memahami dan melestarikan adat dan budaya Minangkabau.
“Hampir dua bulan kita launching, sejak Selasa 19 September lalu. Ini merupakan tekad kami bersama, seluruh jajaran dan sekolah agar Keminangkabauan jangan sampai putus dari anak-anak kita,” kata Wako Hendri Septa.
Baca Juga : Sekdako Andree Ajak Warga Padang Berdonasi Bantu Palestina
Ia juga mengatakan muatan lokal Keminangkabauan tidak hanya menambah pengetahuan para pelajar, tetapi juga dapat mempraktekkan adat dan budaya Minangkabau.
“Seperti yang kita lihat tadi, anak-anak jadi tahu dan pandai dalam mempraktekkan seperti malam bainai dan lainnya. Inilah harapan kita dari orang tua, pemerintah dan masyarakat,” tuturnya.
Wako Hendri Septa juga menilai muatan lokal Keminangkabauan dapat menjadi benteng bagi para pelajar dari hal-hal negatif.
“Kekhawatiran kita bagaimana anak-anak generasi saat ini bisa mewarisi (adat dan budaya). Agar anak-anak juga jauh dari hal negatif, seperti tawuran, narkoba, pergaulan bebas dan hal-hal negative lainnya,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 5 Padang Junaidi mengatakan muatan lokal Keminangkabauan dilaksanakan setiap Selasa di jam pertama pembelajaran.
Setiap kelas yang menjadi pelaksana kegiatan akan menampilkan materi terkait Keminangkabauan. (*/jn01)






